Tak kalah istimewa, puasa Daud juga bisa dijalankan secara berkala, yaitu satu hari puasa, satu hari tidak, sesuai yang dicontohkan Nabi Daud AS.
Puasa ini disebut sebagai puasa paling utama di sisi Allah karena dilakukan dengan ritme yang seimbang antara ibadah dan istirahat.
Niat puasa Daud: ‘Nawaitu shauma yaumin ba’da yaumin sunnatan lillahi ta’ala’ yang berarti ‘Saya berniat puasa sehari setelah sehari, sebagai ibadah sunnah karena Allah Ta’ala.’
Meski tidak wajib, keempat puasa sunnah ini bisa menjadi momentum spiritual setelah Ramadhan berakhir.
Bagi yang ingin menjaga momentum ibadah pasca-Lebaran, April 2026 bisa jadi waktu yang tepat untuk memulai kebiasaan baru yang lebih dekat dengan sunnah.
Yang terpenting, niat harus lurus, bukan karena kebiasaan atau tekanan sosial, tapi semata-mata untuk mencari ridha Allah.
Dengan begitu, setiap pahala yang didapat bukan sekadar angka, tapi bekal nyata untuk kehidupan setelah dunia ini berakhir.