Eventbogor.com – Perbaikan Penerangan Jalan Umum di Bogor Barat akhirnya dilakukan menyusul sorotan dari aktivis daerah dan keluhan masyarakat terkait banyaknya lampu jalan yang tidak berfungsi.
Perbaikan PJU Bogor Barat menjadi fokus utama setelah sejumlah ruas jalan di wilayah kecamatan Cigudeg, Sukajaya, dan Nanggung mengalami kegelapan pada malam hari.
Kondisi ini sebelumnya disuarakan oleh Forum Komunikasi Bumi Putra (FKBP) Bogor Barat melalui dua anggotanya, Ilyas Sunarya dari Sukajaya dan Bram Suryadi dari Nanggung.
Mereka menyampaikan keresahan warga pada Jumat, 15 Mei 2026, menekankan bahwa lampu jalan yang mati bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Jangan sampai tiang-tiang PJU hanya jadi tontonan patung besi,” ujar mereka, menyoroti minimnya fungsi infrastruktur yang sudah terpasang.
Respon cepat datang dari UPT Dishub Wilayah V Jasinga yang langsung menerjunkan tim teknis pada Senin, 18 Mei 2026, untuk melakukan pengecekan dan perbaikan di lokasi terdampak.
Tim menyisir berbagai desa di tiga kecamatan, termasuk Desa Sukajaya, Sipayung, Jayaraharja, Sukamulih, dan Pasirmadang.
Perbaikan juga dilakukan di sepanjang Jalan Ace Tabrani hingga Desa Malasari di Kecamatan Nanggung.
Staf UPT Dishub Wilayah V Jasinga, Andri Sulistiadi, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen memastikan sistem penerangan kembali berfungsi optimal dalam waktu dekat.
Target perbaikan PJU Bogor Barat dipercepat mengingat akan digelarnya peringatan Hari Jadi Bogor ke-544 pada 3 Juni 2026 di Desa Malasari.
Pemerintah daerah ingin memastikan akses jalan aman dan terang selama acara berlangsung, terutama di jalur-jalur utama yang akan dilalui tamu dan peserta.
Andri menegaskan bahwa pihaknya terus memantau kondisi PJU secara berkala untuk mencegah kembali terjadinya gangguan serupa di masa mendatang.
Langkah ini diharapkan menjadi bagian dari upaya peningkatan infrastruktur publik yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Warga pun diimbau untuk aktif melaporkan titik PJU yang bermasalah agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat.
Perbaikan PJU Bogor Barat kali ini menjadi contoh penting bagaimana kolaborasi antara masyarakat, aktivis, dan instansi pemerintah dapat menghasilkan solusi nyata.
Ke depannya, transparansi dan komunikasi yang baik diharapkan dapat mencegah terjadinya persoalan infrastruktur yang berlarut-larut.
