Eventbogor.com –

Mobil bekas di bawah Rp100 juta menjadi pilihan cerdas bagi keluarga yang ingin memiliki kendaraan pribadi tanpa menguras tabungan.

Model-model seperti Nissan Grand Livina dan Honda Mobilio menawarkan kapasitas 7 penumpang, konsumsi bahan bakar irit, serta perawatan yang terjangkau.

Ketersediaan suku cadang yang mudah dan harga yang stabil membuat mobil bekas di kisaran ini tetap diminati hingga 2026.

Artikel ini membahas rekomendasi mobil bekas dengan performa andal, kenyamanan kabin, dan nilai ekonomis tinggi.

Setiap rekomendasi dipilih berdasarkan harga pasar terkini, keandalan mesin, serta biaya operasional harian.

Pilihan mobil bekas di bawah Rp100 juta kini tidak hanya terbatas pada mobil kecil, tetapi juga MPV yang mampu menampung seluruh anggota keluarga.

Dengan perencanaan yang matang, pembeli bisa mendapatkan unit berkualitas meski dengan anggaran terbatas.

Berikut daftar mobil bekas yang layak diburu di tahun 2026.

Nissan Grand Livina 2014–2016

Nissan Grand Livina generasi pertama yang diproduksi hingga 2016 masih menjadi favorit di pasar mobil bekas.

Dengan rentang harga Rp95 juta hingga Rp100 juta, calon pembeli bisa mendapatkan MPV yang nyaman untuk perjalanan jarak jauh.

Kualitas suspensi yang empuk dan posisi berkendara ergonomis membuat Grand Livina cocok untuk keluarga.

Transmisi otomatisnya halus dan stabil, terutama saat digunakan di jalan tol atau jalanan bergelombang.

Kabinnya luas dan mampu menampung tujuh penumpang dengan nyaman.

Konsumsi bahan bakar tergolong irit, sekitar 10–12 km per liter di dalam kota dan 14–16 km per liter di luar kota.

Perawatan mesin HR15DE 1.5L tergolong murah karena suku cadang mudah ditemukan di bengkel resmi maupun non-resmi.

Desain eksterior yang timeless juga membuatnya tetap terlihat modern meski diproduksi lebih dari delapan tahun lalu.

BACA JUGA :  5 Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan yang Wajib Dimiliki di Rumah pada 2026

Honda Mobilio 2014–2015

Honda Mobilio generasi pertama menjadi salah satu MPV paling laris di Indonesia sejak kemunculannya.

Di pasar bekas, unit tahun 2014–2015 bisa ditemukan dengan harga mulai Rp85 juta hingga Rp98 juta, tergantung kondisi.

Mesin i-VTEC 1.5L yang digunakan terkenal andal dan responsif, mampu menghasilkan tenaga hingga 118 PS.

Konsumsi bahan bakar sangat efisien, mencapai 13–15 km per liter di perkotaan dan 16–18 km per liter di jalan raya.

Kabinnya fleksibel dengan fitur Magic Seat yang memudahkan penataan ruang bagasi.

Sistem pendingin kabin cepat dan tahan lama, penting untuk kondisi cuaca tropis Indonesia.

Biaya perawatan rutin seperti ganti oli dan servis berkala tergolong terjangkau di jaringan AHASS atau bengkel umum.

Kelemahan utama Mobilio adalah ground clearance yang rendah, jadi kurang cocok untuk medan berlubang atau banjir.

Suzuki Ertiga GX 2013–2015

Suzuki Ertiga menjadi pesaing utama Mobilio dan Grand Livina di segmen MPV murah.

Versi GX manual tahun 2013–2015 banyak dijual di kisaran Rp80 juta hingga Rp95 juta.

Mesin K14B 1.4L menawarkan torsi yang cukup untuk berkendara di perkotaan maupun jalanan menanjak.

Konsumsi bahan bakar sangat irit, bisa mencapai 14–16 km per liter di kota dan 18–20 km per liter di luar kota.

Ground clearance tertinggi di kelasnya membuat Ertiga lebih aman saat melewati jalan rusak atau genangan air.

Suspensi belakang per daun juga menambah ketahanan saat membawa beban penuh.

Interior memang lebih sederhana dibanding kompetitor, namun tetap fungsional dan mudah dibersihkan.

Suku cadang Suzuki sangat melimpah dan harganya terjangkau, menjadikannya pilihan ekonomis jangka panjang.

BACA JUGA :  12 Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah 100 Juta yang Masih Layak Dibeli di Tahun 2026

Toyota Avanza 1.3 E 2013–2015

Toyota Avanza tetap menjadi raja di segmen MPV bekas karena reputasi keawetan dan nilai jual kembali yang tinggi.

Versi 1.3 E manual tahun 2013–2015 banyak ditawarkan di rentang harga Rp85 juta hingga Rp98 juta.

Mesin K3-DE 1.3L terbukti tahan lama jika dirawat dengan baik, bahkan bisa menempuh lebih dari 150.000 km.

Konsumsi bahan bakar tergolong efisien, sekitar 12–14 km per liter di kota dan 15–17 km per liter di luar kota.

Kapasitas kabin 7 penumpang dan ruang bagasi yang cukup luas membuatnya ideal untuk keluarga.

Jaringan bengkel resmi Toyota tersebar luas di seluruh Indonesia, memudahkan perawatan dan perbaikan.

Harga suku cadang orisinal memang sedikit lebih mahal dibanding kompetitor, tetapi kualitasnya sepadan.

Desainnya yang fungsional dan sederhana tetap relevan hingga saat ini.

Daihatsu Xenia 1.3 E 2013–2015

Daihatsu Xenia adalah saudara kembar Toyota Avanza dengan perbedaan utama di desain eksterior dan interior.

Harga bekasnya sedikit lebih murah, berkisar Rp80 juta hingga Rp93 juta untuk varian 1.3 E manual tahun 2013–2015.

Memiliki mesin 1.3L yang sama dengan Avanza, sehingga keandalan dan efisiensi bahan bakar tidak perlu diragukan.

Perbedaan utama terletak pada karakter suspensi yang sedikit lebih keras, memberikan handling yang lebih stabil di kecepatan tinggi.

Karena platform yang sama, suku cadang Xenia dan Avanza banyak yang bisa dipertukarkan, memperluas akses perbaikan.

Kabinnya juga mampu menampung 7 penumpang dengan nyaman dan dilengkapi fitur dasar seperti AC double blower.

Xenia cocok untuk pembeli yang mengutamakan efisiensi biaya tanpa mengorbankan kepraktisan dan kapasitas.

Dengan perawatan rutin, unit bekas Xenia tetap bisa digunakan sebagai kendaraan harian hingga bertahun-tahun ke depan.