Eventbogor.com – Bantuan untuk korban banjir dan longsor di Kecamatan Jasinga terus mengalir dengan kolaborasi berbagai pihak.
DPK KNPI Jasinga bersama Forum Komunikasi Jamaah Baiturrahman Pongkor (FKJBP) dan Forum Komunikasi Baduy Pongkor (FKBP) Bogor Barat menyalurkan bantuan dari program CSR PT Antam UBPE Pongkor kepada warga Desa Pangaur pada Rabu, 22 April 2026.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang melanda sejumlah desa di wilayah Bogor Barat.
Sebelumnya, penyerahan bantuan dilakukan di Aula GOR Kantor Kecamatan Cigudeg pada Senin, 20 April 2026, sebagai titik awal distribusi ke daerah terdampak.
Desa Pangaur menjadi salah satu lokasi prioritas karena mengalami kerusakan signifikan akibat banjir bandang dan longsor.
Ama Dery selaku Ketua DPK KNPI Jasinga menyampaikan bahwa bantuan diberikan kepada 45 kepala keluarga di Desa Pangaur.
Dari jumlah tersebut, lima rumah mengalami kerusakan berat, sementara 40 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.
Pemberian bantuan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak secara langsung.
Menurut Ama Dery, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga dalam masa pemulihan pasca bencana.
Distribusi dilakukan secara langsung ke rumah-rumah warga untuk memastikan tepat sasaran.
Diki, perwakilan FKJBP Bogor Barat, menekankan pentingnya pendekatan langsung dalam penyaluran bantuan.
Menurutnya, penyerahan langsung memungkinkan tim relawan memahami kondisi riil masyarakat penerima.
Bantuan yang diberikan sangat berarti bagi keluarga yang kehilangan harta benda dan fasilitas rumah tangga.
FKBP Bogor Barat juga menyampaikan apresiasi terhadap PT Antam UBPE Pongkor atas kepedulian sosial melalui program CSR-nya.
Perwakilan FKBP berharap perusahaan terus aktif mendukung masyarakat di masa darurat dan krisis.
Kemitraan antara perusahaan, organisasi masyarakat, dan lembaga lokal dinilai krusial dalam percepatan pemulihan bencana.
Salah satu penerima bantuan, Mimi, mengungkapkan rasa syukur atas dukungan yang diterima dari berbagai pihak.
Ia berharap bantuan serupa dapat terus berlanjut hingga kondisi kembali stabil.
Upaya solidaritas ini mencerminkan semangat gotong royong yang tetap hidup di tengah musibah.
Kolaborasi antarlembaga di Bogor Barat menjadi contoh nyata respons cepat yang terkoordinasi.
Ke depan, diperlukan lebih banyak inisiatif serupa untuk memperkuat ketahanan masyarakat terhadap bencana alam.
