Eventbogor.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi melalui optimalisasi sektor perikanan dan peternakan.
Langkah strategis ini difokuskan pada enam kecamatan yang memiliki potensi besar di bidang pertanian dan pengolahan hasil alam.
Upaya ini menjadi bagian dari visi Bogor sebagai lumbung pangan regional yang berkelanjutan di tahun 2026.
Perikanan dan peternakan dipilih sebagai sektor unggulan karena dinilai mampu menyerap tenaga kerja lokal sekaligus meningkatkan nilai tambah produk pertanian.
Pemkab Bogor berencana memperkuat infrastruktur budidaya, pelatihan peternak, serta akses pasar bagi hasil produksi.
Kolaborasi dengan lembaga riset dan penyuluh pertanian juga akan diperluas untuk mendukung inovasi teknologi budidaya ikan dan ternak.
Rudy Susmanto menyampaikan bahwa pengembangan sektor ini bukan hanya soal produksi, tetapi juga kesejahteraan petani dan peternak.
Kami ingin petani dan peternak di Bogor bisa mandiri dan berdaya saing tinggi di pasar nasional maupun ekspor kata Bupati Bogor dalam keterangannya.
Pendekatan berbasis klaster akan diterapkan agar pengelolaan sumber daya lebih terintegrasi dan efisien.
Enam kecamatan yang menjadi fokus pengembangan hingga 2026 antara lain Caringin, Cigombong, Nanggung, Leuwiliang, Sukajaya, dan Jasinga.
Daerah-daerah tersebut memiliki lahan yang sesuai untuk budidaya lele, nila, ayam petelur, serta ternak sapi dan kambing.
Pemerintah juga akan mendorong koperasi desa untuk mengelola rantai pasok secara profesional.
Dukungan anggaran dari APBD dan dana desa akan dimanfaatkan secara transparan untuk pelatihan, bibit unggul, dan peralatan modern.
Peningkatan kualitas pakan ternak dan manajemen kesehatan hewan menjadi prioritas guna menekan angka kematian dan meningkatkan produktivitas.
Selain itu, Pemkab Bogor bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan untuk memastikan produk perikanan dan peternakan memenuhi standar keamanan pangan.
Program ini diharapkan dapat menekan ketergantungan pada impor protein hewani dan memperkuat ketahanan pangan lokal.
Ke depan, Bupati Bogor berencana meluncurkan platform digital untuk memantau produksi dan distribusi hasil perikanan dan peternakan secara real time.
Langkah ini sejalan dengan transformasi digital di sektor pertanian yang sedang digalakkan pemerintah pusat.
Masyarakat diimbau untuk aktif berpartisipasi dalam pelatihan dan program bantuan yang disediakan oleh dinas terkait.
Pengembangan sektor perikanan dan peternakan di Bogor menjadi contoh nyata pembangunan berkelanjutan yang inklusif dan berbasis potensi lokal.
