Eventbogor.com – Di tengah progres pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, yang telah memasuki tahap penyelesaian akhir, persoalan dugaan tunggakan upah pekerja mencuat ke permukaan. Puluhan pekerja proyek mengaku belum menerima gaji selama lebih dari 1 bulan 2 minggu. Mereka mengklaim nilai tunggakan yang belum dibayarkan mencapai sekitar Rp178 juta, melibatkan enam mandor dengan total 78 pekerja.
Persoalan tersebut mencuat bertepatan dengan kunjungan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade ke lokasi pembangunan pada Senin (3/8/2026). Dalam kunjungan itu, Jaro Ade didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Sosial, para camat, kepala desa, hingga anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Daerah Pemilihan (Dapil) V.
Rombongan meninjau sejumlah titik pembangunan untuk memastikan proyek Sekolah Rakyat yang merupakan program pemerintah pusat itu berjalan sesuai target dan segera memasuki tahap operasional. Namun, di balik pembangunan yang terus dikebut, para pekerja justru mengaku masih menunggu hak mereka dibayarkan.
Salah seorang pekerja, RT Aris, mengaku dirinya bersama rekan-rekannya belum menerima upah selama lebih dari satu bulan. Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan untuk meminta kejelasan, namun hingga kini pembayaran belum juga direalisasikan.
