Home News HJB ke-543: DKP Bogor Ajak Warga ‘Sulap’ Pangan Lokal Jadi Lebih Kekinian
News

HJB ke-543: DKP Bogor Ajak Warga ‘Sulap’ Pangan Lokal Jadi Lebih Kekinian

Share
Share

EventBogor.com – Kabar gembira bagi pecinta kuliner! Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor menggelar demo masak seru di Kaogorfest 2025. Bukan sekadar demo biasa, kali ini DKP mengajak warga, khususnya ibu-ibu, untuk lebih kreatif mengolah pangan lokal seperti singkong dan ubi menjadi hidangan kekinian yang tak kalah lezat dari makanan impor.

Kenapa Ini Penting? Makan Lokal, Gaya Hidup Global

Bayangkan Anda sedang berselancar di media sosial. Deretan makanan impor dengan tampilan menggoda berseliweran. Tanpa sadar, perhatian kita seringkali lebih tertuju pada tren kuliner luar, sementara potensi luar biasa dari pangan lokal seperti singkong dan ubi, terabaikan. Padahal, pangan lokal tak hanya lebih sehat dan bergizi, tapi juga punya peran krusial dalam mendukung petani lokal dan menjaga ketahanan pangan daerah.

Kegiatan yang dipandu oleh chef dari Indonesia Chef Association (ICA) ini bukan cuma soal memasak. Lebih dari itu, DKP ingin mengubah cara pandang kita terhadap pangan lokal. Dulu, mungkin singkong identik dengan makanan ‘ndeso’. Sekarang, dengan sentuhan kreatif, singkong bisa menjadi cake cantik atau bahkan ‘Singkong Thailand’ yang hits di kalangan anak muda.

Lebih dari Sekadar Makanan: Dukung Ekonomi Lokal

Kepala Bidang Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan DKP, Rosi Luliastini, dengan antusias menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah upaya konkret untuk mengedukasi masyarakat. Tujuannya jelas: mengenalkan kembali keunggulan pangan lokal. Bahan baku yang lebih segar, diproduksi oleh petani lokal, dan tentu saja, lebih ramah lingkungan karena mengurangi jejak karbon dari transportasi makanan impor.

BACA JUGA :  Banjir Terjang Bogor: Pagar Proyek Roboh, Puluhan Rumah Rusak

Selain demo masak, DKP juga menggelar berbagai kegiatan menarik di Kaogorfest. Ada Gerakan Bagi Sayuran (BAGAS) untuk mengurangi limbah makanan, Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga daya beli masyarakat, dan Gempar Beriman, kampanye pangan segar bersertifikasi BPOM. Semua ini adalah bukti nyata komitmen DKP untuk membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Share

Explore more

Lifestyle

Fenomena Lonjakan Rezeki di Bulan April: Mitos atau Fakta Berdasarkan Weton?

Eventbogor.com – Pernah merasakan hidup tiba-tiba berubah dalam hitungan hari? Satu minggu sebelumnya masih pusing mikirin tagihan, eh tiba-tiba ada proyek datang tanpa...

Related Articles
News

Ambisi PLTS 100 Gigawatt: Jalan Cepat Indonesia Tinggalkan Diesel

Eventbogor.com – Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas dengan mendorong percepatan pembangunan...

News

Ketika Perang Timur Tengah Buka Mata Barat soal Ketergantungan pada Tiongkok di Sektor Energi Bersih

Eventbogor.com – Konflik yang kembali memanas di Timur Tengah bukan cuma bikin...

News

Harga Minyakita Naik Meski Stok Nasional Aman, Ini Penyebabnya Menurut Pemerintah

Eventbogor.com – Mengapa harga Minyakita melonjak di tengah klaim pemerintah bahwa stok...

News

KPK Selidiki Dugaan Suap di Balik Maraknya Rokok Ilegal dan Celah Pengawasan Cukai

Eventbogor.com – KPK kini tengah menggali lebih dalam dugaan praktik suap yang...