Eventbogor.com – Pengumuman hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SD dan SMP diperkirakan akan dirilis akhir Mei hingga awal Juni 2026.

Asesmen nasional yang diselenggarakan oleh Kemendikdasmen ini bukanlah ujian wajib, namun berfungsi sebagai alat ukur capaian akademik siswa secara standar.

Untuk jenjang SD, seluruh siswa kelas 6 menjadi peserta utama dalam pelaksanaan TKA tahun ini.

Pelaksanaan ujian utama dijadwalkan berlangsung dari Senin, 20 April 2026 hingga 30 April 2026.

Sementara bagi yang berhalangan hadir, disediakan sesi ujian susulan yang digelar mulai 11 hingga 17 Mei 2026.

Format pelaksanaan TKA 2026 baik di SD maupun SMP menggunakan sistem empat gelombang.

Dalam tiap gelombang, terdapat empat sesi ujian, sehingga total ada 16 sesi yang disediakan selama periode asesmen.

Mata pelajaran yang diujikan untuk jenjang SD meliputi Bahasa Indonesia dan Matematika.

Selain memahami jadwal, siswa juga disarankan mempersiapkan diri dengan mempelajari contoh soal TKA, terutama dalam mata pelajaran Matematika.

Salah satu contoh soal yang bisa dijadikan latihan adalah: Panjang jalan di desa adalah 2,4 km.

Jalan tersebut akan dipasang lampu dengan jarak antar lampu 60 meter.

Berapa banyak lampu yang dibutuhkan?

Soal ini menguji kemampuan siswa dalam konversi satuan dan penerapan logika matematis dalam konteks kehidupan nyata.

Contoh soal seperti ini relevan karena TKA 2026 diketahui lebih menekankan pada kemampuan berpikir logis dan kejujuran akademik, bukan sekadar hafalan.

BACA JUGA :  FOMO: Kenapa Kita Sering Ngerasa Takut Ketinggalan dan Gimana Balikin Kesehatan Mental

Beberapa daerah, seperti Bandung, juga telah menunjukkan komitmen inklusivitas dengan menyediakan fasilitas ramah disabilitas bagi siswa ABK dan peserta dari program Paket B.

Upaya ini sejalan dengan pesan Wakil Menteri Pendidikan Fajar yang menekankan pentingnya kejujuran dan pemerataan akses dalam pelaksanaan asesmen nasional.

Siswa dan guru bisa memantau perkembangan terbaru seputar TKA 2026 melalui situs resmi bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id.

Informasi lebih lanjut juga tersedia di platform media seperti Google News dan saluran WhatsApp resmi Disway.ID.

Meskipun bukan penentu kelulusan, hasil TKA tetap menjadi referensi penting bagi sekolah dan dinas pendidikan dalam mengevaluasi kualitas pembelajaran.

Bagi orang tua, momen ini bisa dimanfaatkan untuk mendukung anak belajar secara konsisten dan bertanggung jawab.

Latihan soal, simulasi ujian, dan diskusi ringan di rumah bisa jadi cara efektif membentuk kepercayaan diri siswa.

Intinya, persiapan tidak harus rumit, tapi harus berkelanjutan.

Dengan pendekatan yang tepat, TKA bisa menjadi sarana refleksi pembelajaran, bukan sekadar tes formal yang menegangkan.