Eventbogor.com – Empat organisasi masyarakat di Kabupaten Bogor menyatakan komitmen kuat dalam mendukung upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bersama Polres Bogor.

Organisasi tersebut terdiri dari Srikandi Gibas, Front Betawi Rempuk (FBR), Barak Kabupaten Bogor, dan Fokab Kabupaten Bogor yang secara resmi menyampaikan pernyataan sikap untuk menjaga kondusivitas wilayah.

Komitmen ini ditegaskan sebagai bentuk dukungan terhadap program Harkamtibmas yang digagas oleh kepolisian setempat dalam menghadapi potensi kejahatan dan kerusuhan sosial.

Para pimpinan ormas menekankan bahwa stabilitas keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga kewajiban kolektif seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Bogor.

Dukungan aktif terhadap Harkamtibmas menjadi fokus utama dalam kolaborasi antara ormas dan Polres Bogor di tahun 2026.

Salah satu poin penting dalam pernyataan tersebut adalah kesiapan ormas untuk terlibat langsung dalam kegiatan seperti siskamling, patroli lingkungan, dan edukasi hukum kepada masyarakat.

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan warga terhadap potensi gangguan keamanan di sekitar lingkungan mereka.

Selain itu, ormas juga menegaskan pentingnya perlindungan terhadap aset negara dan fasilitas publik dari tindakan perusakan, penjarahan, maupun sabotase.

Mereka menilai bahwa infrastruktur publik merupakan bagian vital dari kehidupan masyarakat yang harus dijaga bersama.

Dalam konteks sinergi sosial, ormas mengusung nilai kearifan lokal Sunda melalui semangat “Sauyunan Ngajaga Lembur” sebagai landasan kolaborasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

BACA JUGA :  Helm Misterius di TKP: Jejak Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS

Nilai gotong royong ini diyakini mampu memperkuat solidaritas antarwarga dalam menghadapi tantangan sosial yang muncul.

Sdri. Zulfa dari Barak Kabupaten Bogor menyatakan bahwa pihaknya siap berdiri di garda terdepan bersama aparat keamanan demi menjaga Kabupaten Bogor tetap aman dan damai.

Ia menekankan bahwa setiap warga memiliki peran penting dalam mencegah penyebaran hoaks dan provokasi yang dapat memicu konflik sosial.

Masyarakat diminta untuk tidak mudah terpancing oleh informasi tidak benar dan segera melapor kepada Bhabinkamtibmas atau Polres Bogor jika menemukan potensi gangguan kamtibmas.

Kolaborasi antar ormas dan instansi pemerintah diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih responsif dan tangguh dalam menghadapi ancaman keamanan.

Keempat ormas sepakat bahwa persatuan dan kesatuan menjadi kunci utama dalam mewujudkan Kabupaten Bogor yang kondusif dan stabil di tahun 2026.

Mereka juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta dalam menjaga keharmonisan sosial melalui tindakan nyata di lingkungan masing-masing.

Dengan dukungan penuh dari elemen masyarakat, Polres Bogor optimis dapat memperkuat sistem keamanan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Langkah ini diharapkan menjadi model sinergi antara ormas dan kepolisian yang dapat direplikasi di wilayah lain di Jawa Barat.

Keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya tanggung jawab institusi, tetapi juga hasil dari kerja sama yang terus-menerus antara pemerintah dan rakyat.