Eventbogor.com – Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Dapil V, Siti Aisah, mendorong peningkatan kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Dinas Pemuda serta Olahraga dalam pengembangan olahraga pelajar di wilayah tersebut.

Kolaborasi Disdik dan Dispora Kabupaten Bogor dinilai penting untuk memperkuat pembinaan atlet muda sejak dini, terutama melalui program pembinaan berkelanjutan yang melibatkan sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama.

Siti Aisah menekankan pentingnya menghidupkan kembali Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten atau POPKAB sebagai langkah strategis dalam regenerasi atlet berprestasi di Bogor.

POPKAB yang sempat vakum diharapkan dapat kembali digulirkan secara rutin guna menciptakan wadah kompetisi yang sehat dan terstruktur bagi pelajar pecinta olahraga.

Menurut Siti Aisah, event olahraga pelajar seperti POPKAB menjadi pilar utama dalam menumbuhkan semangat sportivitas dan mengasah bakat sejak usia muda.

Ia menyampaikan dukungannya saat menghadiri kegiatan INAFRA Petanque di Sport Center Wisata Gunung Dago, Parung Panjang, pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Sebagai anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PPP, Siti Aisah menilai bahwa potensi olahraga pelajar di Bogor sangat besar jika didukung dengan program yang konsisten dan terintegrasi.

Ia menilai Kabupaten Bogor telah memiliki infrastruktur organisasi pendukung yang memadai untuk mendorong pembinaan olahraga di lingkungan sekolah.

Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO) di bawah naungan Disdik dan Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (BAPOPSI) di bawah Dispora harus menjadi penggerak utama dalam menciptakan ekosistem olahraga pelajar yang aktif.

BACA JUGA :  Gebyar Gotong Royong Bogor: Bupati Rudy Ajak Warga Citeureup 'Lebaran Bersih'

KKGO dan BAPOPSI diharapkan dapat bersinergi dalam merancang program pelatihan, seleksi, dan kompetisi yang merata di seluruh kecamatan.

Siti Aisah yakin bahwa dengan penyelenggaraan POPKAB yang rutin, Kabupaten Bogor mampu melahirkan atlet-atlet unggulan yang kelak dapat berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Dukungan terhadap penghidupan kembali POPKAB juga datang dari Ketua KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan, yang akrab disapa Atep.

Atep menyatakan kesepakatannya terhadap gagasan tersebut dan berencana segera berkoordinasi dengan pihak terkait di Disdik dan Dispora.

Menurutnya, kolaborasi antarinstansi sangat krusial agar POPKAB dapat diwujudkan dalam waktu dekat dengan perencanaan yang matang.

Atep menambahkan bahwa pelaksanaan POPKAB tidak harus terpusat di wilayah Cibinong saja.

Ia mengusulkan agar venue pertandingan disebar ke berbagai zona atau kecamatan agar partisipasi lebih luas dan atmosfer olahraga merata di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

Beberapa kecamatan saat ini telah memiliki fasilitas olahraga memadai seperti Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM), stadion mini milik Pemkab Bogor, hingga gedung olahraga swasta yang bisa dimanfaatkan secara optimal.

Pemanfaatan fasilitas yang tersebar ini dinilai dapat menekan biaya logistik sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat lokal dalam mendukung event olahraga pelajar.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerataan pembangunan olahraga di tingkat tapak, bukan hanya di ibu kota kabupaten.

Dengan strategi distribusi venue dan kolaborasi lintas sektor, POPKAB berpotensi menjadi ajang tahunan yang inklusif dan berkelanjutan.

BACA JUGA :  PJU Mati di Bogor Barat, Jalur Nasional Gelap Gulita Akibat Tunggakan Listrik

Pihak-pihak terkait diharapkan segera merespons positif usulan ini demi masa depan olahraga pelajar di Kabupaten Bogor pada tahun 2026 dan seterusnya.