Eventbogor.com – Operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis di SPPG Mekarjaya 02, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, dihentikan sementara menyusul evaluasi fasilitas dan sorotan publik terkait pengelolaan limbah serta standar higienitas.

Program Makan Bergizi Gratis menjadi sorotan setelah fasilitas dapur dinilai belum memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh dinas terkait.

Keputusan penghentian ini diambil sebagai langkah responsif terhadap hasil inspeksi dan aduan masyarakat sekitar.

Koordinator Kecamatan SPPG wilayah Cigudeg dan Jasinga, Ismu Aziz, menyatakan bahwa penghentian dilakukan karena sarana dan prasarana dapur belum memenuhi syarat operasional.

Menurut Ismu, kondisi infrastruktur dapur saat ini tidak sesuai dengan standar kesehatan dan keamanan pangan yang ditetapkan.

Ia menegaskan bahwa proses operasional tidak dapat dilanjutkan hingga seluruh kriteria dipenuhi secara menyeluruh.

Salah satu faktor utama penghentian adalah hasil Inspeksi Kesehatan Lingkungan yang belum dinyatakan lolos.

Inspeksi tersebut dilakukan oleh Dinas Kesehatan bersama Puskesmas setempat sebagai bagian dari pengawasan rutin.

Tanpa kelulusan IKL, aktivitas dapur tidak diperbolehkan berjalan demi menjaga kualitas dan keamanan makanan yang disajikan.

Oleh karena itu, dapur MBG sementara ditutup hingga perbaikan dan pemenuhan dokumen selesai.

Sebelumnya, dapur tetap beroperasi meski dalam proses pelengkapan perizinan dan standar kebersihan.

Namun, evaluasi lebih lanjut menunjukkan bahwa sejumlah aspek kritis belum terpenuhi.

Kondisi ini memperkuat keputusan untuk menghentikan sementara seluruh kegiatan pengolahan makanan.

BACA JUGA :  Tragedi Bekasi Timur Dorong Evaluasi Total Sistem Keamanan Kereta Api Nasional

Kepala SPPG Mekarjaya 02, Muhamad Alfitrah, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima aduan dari masyarakat terkait kondisi lingkungan sekitar dapur.

Ia menjelaskan bahwa aduan tersebut telah ditindaklanjuti sebelum pemberitaan menjadi viral.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan yayasan untuk melakukan renovasi minor guna memperbaiki kondisi fasilitas.

Koordinasi juga dilakukan dengan Korcam untuk memastikan seluruh prosedur administrasi dipenuhi.

Surat resmi dan tautan pelaporan telah dikirimkan ke instansi terkait sebagai bagian dari proses perbaikan.

Selama masa perbaikan, dapur tidak akan beroperasi demi menjaga akuntabilitas dan kualitas layanan.

Alfitrah berharap proses evaluasi ini menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas layanan ke depan.

Pihak pengelola berkomitmen agar program Makan Bergizi Gratis dapat kembali berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

Langkah ini juga dimaksudkan untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan program sosial di wilayah Cigudeg.

Perbaikan fasilitas dan pelaporan administrasi menjadi prioritas utama sebelum operasional dimulai kembali.

Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat kembali aktif setelah semua persyaratan dipenuhi secara tuntas.

Pihak terkait akan terus memantau perkembangan proses renovasi dan evaluasi lanjutan.

Komunikasi antara pengelola, dinas, dan masyarakat akan diperkuat untuk menghindari munculnya persoalan serupa di masa depan.

Keberlanjutan program bergantung pada kesiapan infrastruktur, kepatuhan terhadap regulasi, serta dukungan dari seluruh pemangku kepentingan.