Eventbogor.com – Polsek Dramaga kembali berhasil mengungkap peredaran narkoba di wilayah hukumnya.
Upaya pemberantasan narkoba di Kecamatan Dramaga membuahkan hasil dengan ditangkapnya seorang pria berinisial A (27) pada Jumat (22/5/2026).
Pelaku diamankan di Kampung Ciranji RT 06 RW 02, Desa Sinarsari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, atas dugaan keterlibatan dalam peredaran narkotika.
Penangkapan ini merupakan bagian dari upaya intensif kepolisian dalam memerangi peredaran narkoba di wilayah Bogor.
Informasi awal diperoleh dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya transaksi mencurigakan di lokasi tersebut.
Merespons laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Dramaga langsung melakukan penyelidikan di lapangan.
Sekitar pukul 14.30 WIB, petugas berhasil mengamankan satu orang yang diduga sebagai pengedar narkoba.
Kapolsek Dramaga, Iptu. Am. Zalukhu, membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan kronologi penangkapan.
Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama antara kepolisian dan partisipasi aktif masyarakat.
Selama proses penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga terkait dengan tindak pidana narkotika.
Barang bukti yang diamankan terdiri dari 18 paket sabu dengan berat total 19,32 gram.
Selain itu, ditemukan pula satu paket narkotika jenis sintetis yang turut disita sebagai bukti pendukung.
Petugas juga mengamankan satu unit telepon genggam dan sebuah tas yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran.
Barang bukti tersebut kini telah diserahkan ke Satres Narkoba Polres Bogor untuk proses lebih lanjut.
Pelaku beserta seluruh bukti telah dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan mendalam.
Proses penyidikan saat ini masih berlangsung guna mengungkap kemungkinan jaringan yang lebih luas.
Kapolsek Dramaga menegaskan komitmen pihaknya untuk terus memperketat pengawasan di seluruh wilayah binaan.
Pihak kepolisian akan meningkatkan patroli dan operasi secara berkala untuk mencegah peredaran narkoba.
Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Laporan dari warga menjadi kunci penting dalam pengungkapan kasus seperti ini.
Partisipasi publik sangat dibutuhkan dalam upaya mewujudkan lingkungan yang bebas dari narkoba.
Polsek Dramaga juga membuka saluran komunikasi bagi warga yang ingin menyampaikan informasi secara anonim.
Upaya pencegahan dan penindakan akan terus dilakukan secara berkelanjutan di tahun 2026 dan seterusnya.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa ancaman narkoba masih nyata dan memerlukan kewaspadaan kolektif.
Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan wilayah Dramaga dapat terbebas dari peredaran gelap narkotika.
