Eventbogor.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali mengkaji rencana menghidupkan kembali Car Free Day (CFD) yang telah vakum beberapa tahun.
Berdasarkan data yang dihimpun, CFD terakhir diadakan di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, pada Maret 2020. Tak lama kemudian, kegiatan tersebut vakum seiring pandemi COVID-19.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengusulkan kepada Wali Kota Dedie A. Rachim agar CFD kembali digelar di Kota Bogor. Sejumlah ruas jalan, termasuk Jalan Regional Ring Road (R3) di Kecamatan Bogor Timur, menjadi opsi lokasi pelaksanaan.
“Bogor harus punya Car Free Day kembali, entah masih di jalan yang lama atau di titik yang baru, salah satunya adalah R3. Kami masih mengkaji itu. Yang pasti kami, saya dan Pak Wali Kota sangat bersemangat ketika Bogor memiliki Car Free Day kembali,” ujar Jenal.
CFD dapat menjadi ruang multifungsi yang tidak hanya dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga dan berekreasi bersama keluarga, tetapi juga mendorong aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Car Free Day memang menjadi sarana multifungsi. Bahkan, Kementerian Kesehatan menyebut penyelenggaraan Car Free Day menjadi salah satu poin positif bagi daerah yang rutin menggelarnya entah satu minggu sekali atau dalam periode tertentu. Pada dasarnya itu menjadi penilaian yang sangat positif,” ucapnya.
CFD juga direncanakan menjadi lokasi berjualan bagi pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan di kawasan Alun-Alun Kota Bogor maupun Lapangan Helang pada akhir pekan.
“Mudah-mudahan ke depan mereka bisa diarahkan untuk tidak lagi berjualan di situ, penggantinya adalah di Car Free Day,” katanya.
Saat ini, Pemkot Bogor masih mengkaji lokasi pelaksanaan CFD dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Kajian tersebut dilakukan untuk menentukan lokasi yang paling tepat tanpa mengganggu arus lalu lintas maupun aktivitas masyarakat.
