Eventbogor.com – Pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terus dikebut dan disebut telah memasuki tahap penyelesaian akhir. Namun, di balik progres proyek tersebut, persoalan hak pekerja justru mencuat.
Sebanyak 78 pekerja yang tergabung dalam enam mandor mengaku belum menerima upah selama lebih dari satu bulan. Total pembayaran yang mereka klaim masih tertunggak mencapai sekitar Rp178 juta.
Keluhan tersebut mencuat di tengah kunjungan Pemerintah Kabupaten Bogor ke lokasi pembangunan. Dalam kunjungan itu, sejumlah unsur Forkopimcam Jasinga, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, para camat, kepala desa, hingga anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Dapil V meninjau langsung progres pembangunan.
Berdasarkan informasi yang diterima, Sekolah Rakyat tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang ditargetkan segera beroperasi. Karena itu, percepatan pembangunan menjadi perhatian pemerintah.
Para pekerja yang berada di balik proses pembangunan mengaku masih harus menunggu hak mereka dibayarkan.
Salah seorang pekerja, RT Aris, mengatakan dirinya bersama puluhan pekerja lain belum menerima upah selama sekitar satu bulan dua minggu. Aris mengaku telah berulang kali meminta kepastian pembayaran. Namun, hingga kini, upah yang menjadi hak mereka belum juga diterima.
