Acara ini menarik perhatian 50 warga lokal dan dilayani oleh dua barber muda bersertifikasi yang didampingi tiga barber umum.
Ini adalah kelanjutan dari program CSR PHSS yang fokus pada pelatihan dan sertifikasi keterampilan barbershop bagi pemuda di sekitar wilayah operasi.
Dengan memberi ruang praktik langsung, perusahaan ingin memastikan keterampilan yang didapat tidak hanya berhenti di kelas, tapi benar-benar bisa diterapkan dan menghasilkan.
Langkah ini juga dinilai strategis dalam mendukung ekonomi sirkular di tingkat komunitas, di mana warga tidak hanya jadi penerima manfaat, tapi juga pelaku.
Antusiasme warga menjadi bukti bahwa program seperti ini sangat dibutuhkan, terutama menjelang momen penting seperti Idulfitri.
Di tengah kenaikan biaya hidup, layanan cukur gratis memberi sedikit keringanan sekaligus menyentuh aspek psikologis—tampil percaya diri saat hari raya.
Pertamina melalui PHI Regional 3 Kalimantan Zona 9 terus menunjukkan bahwa kehadiran perusahaan di tengah masyarakat bisa dirasakan dalam bentuk nyata, bukan sekadar narasi.
Dengan menggabungkan aspek sosial, pelatihan keterampilan, dan pemberdayaan ekonomi, CurTis menjadi contoh program CSR yang tidak hanya relevan, tapi juga berkelanjutan.