Eventbogor.com – Hujan deras yang melanda Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor pada Sabtu malam 18 April 2026 menyebabkan banjir di Desa Rengasjajar akibat luapan sungai di sekitar permukiman.

Kejadian ini menjadi perhatian serius mengingat [Masukkan Keyword Utama] seperti banjir mendadak dan genangan tinggi kembali terjadi di wilayah rawan bencana di Bogor.

Banjir paling parah terjadi di Kampung Kadaung, Kampung Pasir Sereh, Kampung Lebakwangi Hilir, dan Kampung Lebakwangi Girang.

Luapan air tidak tertampung dengan baik sehingga merembes masuk ke dalam rumah-rumah warga di sekitar bantaran sungai.

Ketinggian air di beberapa titik mencapai level pinggang orang dewasa, membuat evakuasi mendadak menjadi keharusan.

Sahyani, warga Kampung Kadaung, mengungkapkan bahwa ia tidak sempat menyelamatkan barang miliknya saat banjir datang.

“Semua barang terendam,” ujarnya, menambahkan bahwa fokusnya saat itu adalah membantu tetangga sebelum kembali ke rumah yang sudah tergenang.

Situasi tersebut memaksa sebagian warga untuk mengungsi ke lokasi yang lebih tinggi dan aman dari ancaman banjir susulan.

Aula Masjid Al-Bashriyah ditetapkan sebagai pos pengungsian sementara, terutama untuk warga dari Kampung Kadaung.

Pengelola masjid bekerja sama dengan relawan setempat dalam menyediakan tempat tinggal sementara dan kebutuhan dasar bagi pengungsi.

Hingga kini, belum ada laporan korban jiwa akibat kejadian ini.

Namun, jumlah rumah yang terdampak serta estimasi kerugian materi masih dalam proses pendataan oleh petugas BPBD dan pemerintah desa.

BACA JUGA :  Banjir Bandang di Jasinga Bogor 2026: Dampak, Evakuasi, dan Upaya Pemulihan

Pihak Puskesmas Lebakwangi telah menyatakan kesiapsiagaan penuh dalam menghadapi potensi dampak kesehatan pascabanjir.

Layanan kesehatan dibuka selama 24 jam untuk menangani warga yang membutuhkan pertolongan medis.

Upaya pencegahan penyakit pasca-banjir seperti diare, demam berdarah, dan infeksi kulit menjadi prioritas utama.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada mengingat prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan intensitas sedang hingga tinggi masih berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

Pemerintah setempat terus memantau kondisi di lapangan dan siap mengirim bantuan logistik jika dibutuhkan.

Kejadian ini mengingatkan kembali pentingnya mitigasi bencana dan kesiapsiagaan warga di daerah rawan banjir seperti Desa Rengasjajar.

Upaya penanganan jangka panjang seperti normalisasi sungai dan sistem drainase yang lebih baik menjadi pembahasan penting ke depan.

Pemantauan cuaca secara berkala juga diperlukan untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat.

Warga diminta untuk selalu mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang terkait kondisi terkini di wilayah Cigudeg.

Kerja sama antarwarga dan lembaga sosial menjadi kunci dalam menghadapi bencana alam seperti ini.

Eventbogor.com akan terus memantau perkembangan situasi di Desa Rengasjajar dan menyajikan informasi terbaru bagi pembaca.