Eventbogor.com – Empat organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Bogor menyatakan komitmen kuat dalam mendukung upaya Polres Bogor menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Organisasi tersebut terdiri dari Srikandi Gibas, Front Betawi Rempuk (FBR), Barak Kabupaten Bogor, dan Fokab Kabupaten Bogor yang secara resmi menyampaikan pernyataan sikap pada Jumat (24/4/2026).

Dukungan ini menjadi bagian dari strategi penguatan Harkamtibmas di wilayah Bogor, terutama dalam menghadapi potensi ancaman kejahatan dan kerusuhan sosial di tengah dinamika informasi yang cepat.

Sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas daerah, ormas-ormas tersebut menegaskan kesiapan untuk berkolaborasi aktif dengan aparat penegak hukum.

Komitmen Harkamtibmas tidak hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi juga bagian dari kesadaran kolektif masyarakat Kabupaten Bogor.

Salah satu poin utama dalam pernyataan tersebut adalah dukungan terhadap program pemerintah yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat di tingkat lokal maupun nasional.

Ormasyang terlibat menegaskan bahwa pembangunan sosial dan ekonomi hanya dapat berjalan dengan kondisi lingkungan yang aman dan tertib.

Mereka juga menyatakan kesiapan untuk terlibat langsung dalam kegiatan seperti siskamling, patroli lingkungan, serta edukasi hukum kepada warga sekitar.

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.

Poin ketiga dalam komitmen bersama menyoroti pentingnya perlindungan terhadap aset negara dan fasilitas publik.

Mereka menolak segala bentuk perusakan, penjarahan, maupun sabotase yang dapat mengganggu pelayanan publik dan merugikan masyarakat luas.

BACA JUGA :  Dominasi Ikan Sapu-Sapu di Sungai Jakarta Makin Mengkhawatirkan, Pemprov DKI Gelar Operasi Besar-Besaran

Perlindungan terhadap infrastruktur strategis menjadi prioritas, terutama di masa-masa rawan konflik sosial atau aksi unjuk rasa besar.

Keempat ormas juga menekankan pentingnya sinergi antar elemen masyarakat dengan mengusung nilai kearifan lokal Sunda, “Sauyunan Ngajaga Lembur”.

Filosofi ini mengajak seluruh warga untuk bergotong royong dalam menjaga ketentraman lingkungan tempat tinggal.

Dengan semangat kebersamaan, diharapkan masyarakat mampu menjadi garda terdepan dalam pencegahan konflik sejak dini.

Komitmen ini juga diikuti dengan imbauan kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi hoaks atau berita bohong.

Penyebaran hoaks dinilai dapat memicu keresahan dan memperkeruh suasana, terutama di media sosial.

Masyarakat diminta untuk selalu memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya lebih lanjut.

Sdri. Zulfa dari Barak Kabupaten Bogor menegaskan kesiapan ormasnya untuk berdiri bersama Polres Bogor dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Kami dari Barak Kab. Bogor siap berdiri di garda terdepan bersama Polres Bogor. Menjaga Kabupaten Bogor kondusif adalah tanggung jawab kita semua.

Menurutnya, Kabupaten Bogor adalah rumah bersama yang harus dijaga secara kolektif oleh seluruh elemen masyarakat.

Ia juga mengingatkan agar warga segera melapor atau berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas jika menemukan potensi gangguan kamtibmas.

Langkah ini penting untuk memastikan respons cepat dan tindakan preventif dari pihak berwajib.

Kolaborasi antara ormas dan kepolisian diharapkan dapat menjadi model ketahanan sosial yang bisa direplikasi di wilayah lain.

BACA JUGA :  Polsek Cigudeg Bagikan Makanan Gratis dalam Kegiatan Jumat Berkah di Depan Masjid Baitul Akdis

Dengan keterlibatan aktif masyarakat, upaya pencegahan kejahatan dan konflik sosial menjadi lebih efektif dan berkelanjutan.

Ke depan, Polres Bogor berencana memperluas kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat sistem keamanan berbasis komunitas.

Inisiatif ini sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam membangun sistem keamanan yang partisipatif dan inklusif.

Dengan dukungan ormas, diharapkan Kabupaten Bogor tetap menjadi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warganya.

Kerja sama lintas sektor ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan ketahanan sosial di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.