Eventbogor.com – Eduwisata di Kebun Raya Bogor kini menjadi pilihan wisata yang menarik bagi masyarakat. Selain menikmati pemandangan, pengunjung juga dapat mendapatkan pengalaman belajar dan praktik langsung melalui berbagai kelas edukasi.
General Manager Corporate Communication PT Mitra Natura Raya, Zaenal Arifin, menjelaskan bahwa pengembangan konsep eduwisata dilakukan melalui sejumlah kelas dengan tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kebun Raya bukan hanya tempat untuk melihat dan menikmati koleksi tumbuhan, namun juga tempat untuk belajar dan berinteraksi langsung dengan tumbuhan.
“Kami ingin pengalaman tersebut dapat membangun pengetahuan sekaligus kepedulian terhadap konservasi,” kata Zaenal dalam keterangannya, Selasa (11/8/2026).
Beberapa kelas yang tersedia di Kebun Raya Bogor antara lain kelas kompos, propagasi tanaman buah, tabulampot, kokedama, nepenthes, terrarium, platycerium, kultur jaringan, Oshibana, dan ecoprint. Dalam kelas tersebut, pengunjung tidak hanya mendapatkan materi secara teori, tetapi juga diajak melakukan praktik secara langsung dengan pendampingan fasilitator.
“Ketika seseorang terlibat langsung dalam sebuah proses, pengalaman belajarnya akan berbeda. Karena itu, kelas-kelas ini kami rancang agar peserta tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mencoba dan menghasilkan sesuatu dari proses tersebut,” katanya.
Aurora (15), salah satu pengunjung, memilih mengikuti kelas Oshibana. Kelas tersebut mengajarkan teknik mengolah bunga dan dedaunan yang telah dikeringkan menjadi karya kerajinan tangan. Aurora mengaku tertarik mengikuti kelas tersebut karena memiliki ketertarikan terhadap seni visual dan bunga.
“Saya tertarik sekali dengan kelas ini karena baru pertama kali ikut. Sebenarnya saya juga suka hal-hal seni visual dan estetika bunga, jadi excited saat ikut kelas ini,” ujar Aurora.
Hal serupa disampaikan pengunjung lainnya, Arsyad (16). Menurutnya, kelas Oshibana menjadi kegiatan positif karena dapat melatih fokus, kreativitas, sekaligus kesabaran. “Setelah mengikuti kelas ini, saya jadi tahu cara membuat Oshibana. Selain itu, manfaat yang paling saya rasakan adalah melatih kesabaran,” tutur Arsyad.
