Eventbogor.com –

Seorang peternak muda asal Kota Cimahi, Selvi Widia, mendapatkan kehormatan luar biasa saat sapi hasil ternaknya dipilih dan dibeli langsung oleh Presiden untuk kebutuhan kurban Iduladha 1447 H atau tahun 2026.

Selvi Widia, yang dikenal sebagai peternak cantik dan penuh dedikasi, tinggal di Jalan Rancabentang, Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan.

Kisahnya menjadi sorotan nasional setelah kabar pembelian sapi tersebut menyebar luas di media sosial dan pemberitaan lokal.

Pemilihan sapi milik Selvi tidak hanya berdasarkan ukuran, tetapi juga kesehatan, kualitas daging, dan proses pemeliharaan yang memenuhi standar hewan kurban syar’i.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa peternak muda di tingkat lokal bisa bersaing dan diakui di level nasional.

Peternak Muda Inspiratif dari Cimahi

Selvi memulai usaha ternak sapi sejak lima tahun lalu dengan modal kecil dan dukungan keluarga.

Meski berada di tengah kota, ia berhasil mengelola lahan terbatas menjadi kandang modern yang higienis dan efisien.

Ia menerapkan sistem pakan fermentasi dan pencatatan kesehatan harian untuk memastikan kualitas ternak tetap prima.

Komitmen tinggi terhadap kesejahteraan hewan dan keberlanjutan usaha membuatnya menjadi role model peternak milenial di Jawa Barat.

Kisah Sapi yang Dipilih untuk Kurban Presiden

Sapi milik Selvi merupakan jenis Simental dengan bobot mencapai 900 kilogram dan berusia 3,5 tahun.

Hewan ini dipilih melalui proses seleksi ketat oleh tim protokoler kepresidenan yang bekerja sama dengan Kementerian Pertanian.

BACA JUGA :  Eventbogor.com - Sorotan Tokoh Cimahi terhadap Tata Kelola dan Target PAD 2045

Tim melakukan survei ke sejumlah peternak unggulan di Jawa Barat, dan nama Selvi masuk dalam daftar rekomendasi karena reputasi konsistensinya.

Pembelian dilakukan secara transparan dengan harga pasar yang wajar, sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi peternak lokal.

Dampak Sosial dan Ekonomi Bagi Peternak Lokal

Keberhasilan Selvi tidak hanya berdampak pada pribadinya, tetapi juga menginspirasi petani muda di sekitar Cimahi dan Bandung.

Banyak generasi muda yang mulai tertarik menggeluti bidang peternakan setelah melihat pencapaiannya.

DPKP dan Dinas Pertanian Kota Cimahi menyatakan siap memberikan pelatihan dan bantuan teknis bagi calon peternak baru.

Ke depan, pemerintah daerah berencana menjadikan peternakan berbasis keluarga sebagai salah satu program unggulan di sektor pertanian perkotaan.

Event ini juga menjadi bagian dari kampanye nasional untuk memperkuat ketahanan pangan lokal dan menyukseskan program kurban berbasis peternak dalam negeri.

Kisah Selvi Widia membuktikan bahwa dengan kerja keras, inovasi, dan komitmen, peternak lokal bisa menjadi pilar utama ketahanan pangan dan ekonomi berkelanjutan di tahun 2026 dan seterusnya.