Eventbogor.com – Ribuan warga dari Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang menggelar aksi demonstrasi di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, pada Senin (4/5/2026).
Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Cigudeg, Rumpin, Parungpanjang (AMCRP) menyampaikan aspirasi terkait dampak sosial dan ekonomi pasca-penutupan aktivitas pertambangan di Bogor Barat.
Aksi ini dipimpin oleh Dani Murdani dan diikuti oleh masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup pada sektor tambang, termasuk sopir, buruh, mekanik, dan pelaku usaha mikro.
Penutupan tambang dinilai telah memicu krisis ekonomi berkepanjangan yang berdampak langsung pada mata pencaharian dan stabilitas kehidupan sehari-hari warga.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya masyarakat untuk menekan pemerintah agar hadir secara nyata dalam menangani krisis yang terjadi.
Aspirasi masyarakat disampaikan secara damai namun tegas, dengan menuntut keadilan ekonomi dan kepastian hukum pasca-penutupan operasional tambang.
Warga menilai bahwa kebijakan penutupan tambang tanpa adanya solusi alternatif telah menciptakan ketidakpastian ekonomi yang berkepanjangan.
Banyak usaha kecil yang sebelumnya berkembang karena aktivitas tambang kini terancam gulung tikar.
Hal ini diperparah dengan minimnya intervensi pemerintah dalam menyediakan program pemulihan ekonomi lokal.
Para pengunjuk rasa juga mengkritik penyaluran bantuan sosial yang dinilai tidak transparan dan tidak tepat sasaran.
