Eventbogor.com – Tumpukan sampah di Sungai Cikapundung dekat Jembatan Cipurut menjadi perhatian serius warga sekitar karena berpotensi menyebabkan banjir saat musim hujan tiba.

Keberadaan sampah yang menumpuk di aliran sungai tersebut dikhawatirkan menghambat kelancaran arus air dan meningkatkan risiko luapan ke permukiman warga.

Pemerintah daerah diminta segera mengambil tindakan pembersihan dan melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai.

Di sisi lain, Dinas Sosial Kota Cimahi meluncurkan inisiatif unggulan berupa Kampung Sosial untuk menekan angka kemiskinan ekstrem tanpa bergantung pada dana APBD.

Program ini mengintegrasikan ketahanan pangan dengan potensi ekowisata sebagai sumber penghasilan berkelanjutan bagi masyarakat lokal.

Kampung Sosial dirancang sebagai model pemberdayaan yang mandiri, dengan fokus pada pemanfaatan lahan pekarangan dan pelatihan keterampilan warga.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam mencapai target penurunan kemiskinan ekstrem di tahun 2026.

Sementara itu, Komisi I DPRD Kabupaten Bandung Barat mendorong pembentukan Tim Pengawas ASN untuk meningkatkan kedisiplinan aparatur sipil negara.

Tim tersebut diharapkan mampu memantau kehadiran, kinerja, dan etika kerja pegawai secara berkala dan objektif.

Langkah ini direspons positif sebagai upaya transparansi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

BACA JUGA :  Bekasi Darurat Banjir? DPRD Usulkan Solusi Jitu: Normalisasi Sungai & Kolam Retensi