Eventbogor.com – Polres Bogor fasilitasi penanganan medis terhadap Piki Mutakim (25), anak buah kapal (ABK) kapal kargo MT Honour 25 yang menjadi korban penyanderaan perompak Somalia.
Langkah ini dilakukan, untuk memastikan kondisi fisik dan psikologis Piki mendapat perhatian medis setelah mengalami peristiwa penyanderaan.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, memimpin langsung proses evakuasi medis dari kediaman Piki di Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, pada Jumat (9/10) malam sekitar pukul 20.00 WIB.
Penanganan tersebut melibatkan Seksi Kedokteran dan Kesehatan (SiDokkes) Polres Bogor, di bawah koordinasi dr. Elynda V.E., MARS.
Tim medis mendatangi rumah Piki untuk memeriksa kondisi kesehatannya, sekaligus melakukan asesmen awal, baik dari sisi fisik maupun psikologis.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Piki membutuhkan perawatan lanjutan serta program rehabilitasi pascatrauma secara intensif.
Penanganan ini diperlukan untuk mendukung proses pemulihan, setelah dirinya menjadi korban penyanderaan.
Pada malam yang sama, Polres Bogor mengerahkan ambulans untuk membawa Piki ke Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I R Said Sukanto Pusdokkes Polri, atau yang dikenal sebagai RS Polri Kramat Jati.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengapresiasi kesigapan personel SiDokkes, yang segera memberikan penanganan kepada Piki.
“Evakuasi medis malam ini adalah langkah cepat kami untuk memastikan saudara kita, Piki Mutakim, mendapatkan fasilitas observasi dan penyembuhan terbaik dari Pusdokkes Polri,” ungkap Wikha Ardilestanto.
Respons cepat tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian, dalam memberikan pelayanan yang mengutamakan keselamatan dan kebutuhan masyarakat
“Negara tidak akan membiarkan warganya berjuang sendirian setelah melewati penderitaan luar biasa di tangan perompak,” ucapnya.
Melalui evakuasi dan rujukan medis tersebut, Polres Bogor berupaya memastikan Piki mendapatkan perawatan yang sesuai dengan kebutuhannya.
