EventBogor.com – Aroma tak sedap yang menguar dari RDF Plant Rorotan kembali menjadi sorotan. Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, turun tangan mendesak Gubernur Pramono Anung untuk segera mencari solusi. Keluhan warga, khususnya di sekitar perumahan Jakarta Garden City (JGC), menjadi perhatian utama. Apa yang sebenarnya terjadi, dan mengapa ini penting bagi kita semua?
Bayangkan, Anda baru saja menikmati makan malam, membuka jendela untuk menghirup udara segar, tapi yang menyambut justru aroma kurang mengenakkan. Itulah realita yang dihadapi warga sekitar RDF Plant Rorotan. Bau sampah yang menyengat, yang konon berasal dari pengelolaan sampah menjadi energi (RDF), terus mengganggu kenyamanan mereka. Penolakan terhadap operasional pabrik pun semakin menguat.
Mengapa Ini Mendesak? Dampak Nyata di Balik Aroma
Masalah bau ini bukan sekadar soal hidung yang tak nyaman. Ini adalah soal kualitas hidup. Warga terganggu, bahkan merasa terancam. Bayangkan, harga properti bisa terpengaruh, aktivitas luar ruangan terbatasi, dan potensi masalah kesehatan jangka panjang. Ini bukan lagi hanya isu lingkungan, tapi juga isu sosial dan ekonomi.
Ketua DPRD Khoirudin sangat memahami hal ini. Ia meminta Gubernur Pramono untuk tidak tinggal diam. Ia menekankan pentingnya duduk bersama dengan warga. Musyawarah, kata kunci untuk mencari solusi yang saling menguntungkan (win-win solution). Karena bagaimanapun, RDF Rorotan memiliki peran vital dalam pengelolaan sampah di Jakarta, yang mencapai 8.300 ton setiap harinya. Investasi yang besar juga telah ditanamkan dalam pembangunan fasilitas ini.