Langkah ini juga dinilai penting untuk memastikan keberlanjutan program jangka panjang tanpa memberatkan peternak atau konsumen.
Meski sempat viral, isu 19.000 sapi justru membuka ruang diskusi publik tentang kompleksitas manajemen logistik pangan dalam skala nasional.
Pemerintah kini semakin sadar bahwa perencanaan kebijakan harus disertai simulasi risiko yang matang, terutama saat menyentuh aspek sensitif seperti harga pangan.
Sebelumnya, isu ini sempat dikaitkan dengan potensi inflasi jika distribusi tidak dikelola dengan hati-hati, terlebih menjelang periode-periode rawan seperti musim panen atau libur panjang.
Dengan klarifikasi ini, BGN berharap masyarakat bisa lebih tenang dan mendukung program gizi nasional dengan pemahaman yang lebih utuh.