Kalau terlalu tua atau kering, janur bakal mudah patah dan anyaman jadi berantakan.
Sebelum digunakan, rendam janur dalam air bersih sekitar 15–30 menit biar lebih lentur dan gampang dibentuk.
Langkah selanjutnya, siapkan pola dasar anyaman yang biasa dipakai, yaitu bentuk segitiga atau belah ketupat kecil di bagian ujung.
Ini penting banget karena jadi fondasi ketupat nantinya.
Anyam janur secara menyilang, satu ke kiri, satu ke kanan, pelan-pelan dan rapi.
Jangan terburu-buru, soalnya kalau salah satu anyaman longgar, bentuk ketupat bisa berantakan saat direbus.
Setelah dasar terbentuk, mulai perlebar anyaman ke samping dan atas, tetap dengan pola silang yang konsisten.
Usahakan jangan terlalu kencang atau terlalu longgar, karena ketupat harus bisa menahan beras tapi tetap memungkinkan air masuk saat direbus.
Saat anyaman sudah cukup besar, masukkan beras yang sudah dicuci ke dalamnya.
Jangan terlalu penuh, cukup dua pertiga saja karena beras akan mengembang saat dimasak.