Eventbogor.com – Aksi pencurian kendaraan bermotor di Cigudeg kembali mencuat sebagai ancaman serius bagi keamanan warga.

Di tahun 2026, kasus curanmor di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali meresahkan masyarakat.

Dalam rentang waktu singkat, dua insiden terjadi di lokasi berbeda, menunjukkan potensi meningkatnya tindak kejahatan jalanan.

Kejadian pertama menimpa Cecep Muklis, warga Kampung Nanggung, Desa Bangunjaya, pada Senin pagi, 27 Mei 2026.

Korban yang akrab disapa Bacoy kehilangan sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi F 3616 FLL.

Kendaraan tersebut diparkir di depan rumah setelah ia pulang dari rapat malam hari.

Meskipun motor telah dikunci ganda, pelaku tetap berhasil membawa kabur kendaraan tersebut.

Bacoy mengaku langsung beristirahat karena kelelahan setelah memarkir motor.

Ia baru menyadari kehilangan kendaraan saat hendak keluar rumah di pagi hari.

Yang membuat kerugian semakin meluas, di dalam bagasi jok motor terdapat KTP, kartu ATM, dan ID Card wartawan miliknya.

Semua dokumen penting tersebut ikut hilang bersama motor yang dicuri.

Kejadian kedua terjadi di Kampung Babakan Lapangan, Desa Rengasjajar.

Seorang tukang ojek kehilangan motornya saat sedang menunaikan salat duha di masjid setempat.

Korban sempat mendengar suara mesin motornya dinyalakan dari dalam masjid.

Namun saat bergegas keluar, pelaku sudah kabur membawa kendaraan.

Bersama beberapa warga, korban sempat mengejar pelaku menggunakan motor lain.

BACA JUGA :  Mahasiswa IAI-N Laa Roiba Bogor 'Terjun' ke Desa Tajurhalang: Bukan Sekadar KKN Biasa?

Upaya pengejaran terhenti karena pelaku berhasil menghilangkan jejak.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cigudeg dengan didampingi oleh ketua RT setempat.

Rangkaian peristiwa ini memicu keresahan di kalangan warga Cigudeg.

Banyak yang merasa bahwa frekuensi curanmor belakangan ini semakin meningkat.

Masyarakat menilai perlunya respons cepat dan nyata dari pihak kepolisian.

Warga mendesak peningkatan patroli, terutama pada jam-jam rawan seperti malam hingga dini hari.

Langkah ini diharapkan mampu mencegah aksi serupa terjadi di masa depan.

Selain patroli, warga juga menyarankan pemasangan kamera pengawas di titik-titik strategis.

Kerja sama antara masyarakat dan aparat dinilai krusial dalam menjaga keamanan lingkungan.

Hingga kini, belum ada informasi resmi dari Polsek Cigudeg terkait pengungkapan kasus.

Warga berharap pelaku segera ditangkap dan tindak kejahatan serupa dapat ditekan.

Keamanan kendaraan bermotor di area publik tetap menjadi perhatian utama masyarakat Cigudeg.

Upaya preventif harus terus ditingkatkan demi menciptakan rasa aman yang lebih baik.