Eventbogor.com – Penertiban pedagang kaki lima di kawasan Cicadas, Kota Bandung, dinilai sebagai langkah strategis dalam mengembalikan fungsi ruang publik dan menciptakan kota yang lebih tertib.
Langkah ini mendapat dukungan dari sejumlah pengamat sebagai bagian dari upaya penataan kota yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Penataan PKL menjadi fokus utama dalam pengelolaan kawasan perkotaan, terutama di wilayah yang padat aktivitas ekonomi dan lalu lintas.
Upaya menciptakan kota tertib juga berkaitan erat dengan kesiapan infrastruktur, salah satunya pembangunan underpass Gatsu-Baros di Kota Cimahi yang kini memasuki tahap tender.
Proyek underpass ini sempat mengalami keterlambatan, namun kini mulai menunjukkan progres nyata setelah lama dalam ketidakjelasan.
Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan mampu mengurai kemacetan dan meningkatkan keselamatan lalu lintas di kawasan strategis Kota Cimahi.
Sementara itu, isu pendidikan juga menjadi perhatian serius di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Bandung.
Bupati Bandung Dadang Supriatna menyoroti masih adanya siswa kelas 5 SD yang belum mampu membaca, menulis, dan berhitung.
Temuan ini mendorong pemerintah daerah mengusulkan integrasi muatan lokal Calistung ke dalam kurikulum sekolah dasar.
Langkah ini diharapkan dapat mengejar ketertinggalan dasar dalam literasi dan numerasi sejak dini.
Komisi Dharma Wanita (KDS) turut mendorong percepatan penanganan masalah ini melalui kolaborasi dengan berbagai pihak pendidikan.
Di bidang sosial, Pemerintah Kota Cimahi bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) menyelenggarakan isbat nikah massal dalam rangka HUT ke-24 GOW.
Sebanyak 40 pasangan mengikuti prosesi legalisasi pernikahan yang bertujuan memberikan kepastian hukum dan perlindungan hak keluarga.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menuntaskan administrasi kependudukan bagi masyarakat rentan.
SMAN 5 Bandung juga menjadi sorotan karena ditunjuk sebagai pelaksana Sekolah Manusia Unggul (Maung), program unggulan Gubernur Jawa Barat.
Sekolah ini menyatakan kesiapan penuh dalam pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) dengan kriteria khusus.
Salah satu syarat yang diusulkan adalah nilai IQ minimal 130, sebagai upaya menjaring siswa berbakat luar biasa.
Program ini menuai diskusi publik mengenai akses pendidikan yang inklusif sekaligus kompetitif.
Di sisi lain, wacana penerapan jalan berbayar ala Kartu Dipa Mulyadi (KDM) menuai skeptisisme dari pengamat transportasi.
Dinilai sulit diterapkan di Jawa Barat karena kompleksitas sistem transportasi dan kepadatan lalu lintas yang heterogen.
Implementasi sistem tersebut membutuhkan kajian mendalam dan infrastruktur pendukung yang memadai.
Penanganan sampah juga menjadi isu krusial, terutama di Kota Cimahi yang mengalami defisit penanganan hingga 131 ton per hari.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cimahi mengakui keterbatasan kapasitas pengolahan sampah meski terus mendorong program zero waste.
Pemerintah Kabupaten Bandung merespons tantangan lingkungan dengan strategi pentahelix untuk penanganan banjir dan sampah.
Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, sektor swasta, masyarakat, dan media diharapkan mempercepat solusi berkelanjutan.
Di sisi lain, Kecamatan Gununghalu dipercaya menjadi lokasi penyembelihan sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk Iduladha 2026.
Sapi tersebut berasal dari wilayah Cisarua dan akan dipotong secara simbolis untuk mendukung pemerataan distribusi daging kurban.
Event ini juga menjadi bagian dari program ketahanan pangan dan kepedulian sosial di tingkat lokal.
