EventBogor.com – Mudik tinggal menghitung hari, dan hiruk pikuk di Jakarta mulai terasa. Salah satu yang paling kentara adalah kepadatan penumpang Transjakarta. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, tak tinggal diam. Ia berencana menambah armada bus untuk mengurai antrean panjang yang mulai mengganggu aktivitas, terutama di kawasan sibuk seperti Blok M.
Antrean Mengular: Cerminan Tingginya Mobilitas
Bayangkan Anda baru saja tiba di Halte Blok M. Alih-alih langsung naik bus, yang Anda temui adalah antrean penumpang yang mengular, bahkan sampai mengganggu lalu lintas. Pemandangan ini bukan lagi pengecualian, melainkan menjadi pemandangan umum belakangan ini, terutama di jam-jam sibuk. Pramono sendiri mengakui hal ini dan menyatakan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan penambahan armada. Ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga efisiensi dan kelancaran mobilitas warga Jakarta.
Kenapa Ini Penting Sekarang?
Jawabannya sederhana: momentum Lebaran. Tradisi mudik dan silaturahmi menyebabkan peningkatan drastis jumlah penumpang transportasi publik. Apalagi, dua rute Transjabodetabek baru, Cawang-Cikarang dan Blok M-Bandara Soetta, juga menjadi primadona. Kedua rute ini mempermudah akses bagi warga yang hendak bepergian ke luar kota atau ke bandara.
Kepadatan ini diperparah oleh fakta bahwa banyak warga memilih menggunakan transportasi publik untuk menghindari macetnya jalanan Jakarta, yang bisa semakin parah menjelang Lebaran. Dengan menambah armada, pemerintah berupaya memastikan bahwa warga tetap bisa bepergian dengan nyaman dan tepat waktu.