Home News Jakarta Kota Teraman Kedua di ASEAN: Lebih dari Sekadar Peringkat
News

Jakarta Kota Teraman Kedua di ASEAN: Lebih dari Sekadar Peringkat

Share
Screenshot
Share

EventBogor.com – Jakarta, gemerlapnya ibu kota, baru saja mengukir prestasi membanggakan. Berdasarkan Global Residence Index (GRI) 2026, kota ini dinobatkan sebagai kota teraman kedua di ASEAN, tepat di bawah Singapura. Kabar ini disambut gembira oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang mengaku terkejut sekaligus bersyukur atas pencapaian tersebut. Tapi, apa sebenarnya yang membuat Jakarta begitu aman? Dan, apa artinya bagi kita?

Kenaikan Peringkat: Mimpi yang Jadi Nyata?

Bayangkan, selama ini Jakarta kerap ‘bersembunyi’ di bawah bayang-bayang kota lain seperti Bangkok dan Kuala Lumpur dalam hal keamanan. Tiba-tiba, kota kita melesat ke posisi dua! Ini bukan hanya sekadar angka di atas kertas. Ini adalah cerminan dari kerja keras, komitmen, dan perubahan yang mungkin tidak selalu kita sadari. Perubahan yang bahkan membuat seorang gubernur terkejut.

BACA JUGA :  Penyegaran Jabatan: Bupati Bogor Lantik 13 Pejabat, Ada Apa Gerangan?
Share

Explore more

News

Kebakaran Polres Jakbar: Misteri Api & Nasib Dokumen Penting

EventBogor.com – Kobaran api yang melahap salah satu gedung di Polres Metro Jakarta Barat pada Rabu, 8 April 2026, menyisakan tanda tanya besar....

Related Articles
News

Rumah Reyot di Tengah Gemerlap: Peninjauan RTLH Tenjo Jadi Sorotan Tajam

EventBogor.com – Kabar duka sekaligus ironis datang dari Tenjo, Bogor. Peninjauan rumah...

News

Tragedi Srengseng: Balita Tewas di Drainase, Sebuah Peringatan untuk Kita Semua

EventBogor.com – Kabar duka menyelimuti Jakarta. Seorang balita berusia 3 tahun, MHKH,...

News

Cegah Tawuran & Balap Liar: Polsek Cibinong Gencarkan Patroli Malam, Warga Bisa Tidur Nyenyak?

EventBogor.com – Ketika jarum jam menunjukkan pukul 22.00, sebagian warga Cibinong bersiap...

News

SIM Habis Masa Berlaku? Jangan Panik! Cek Jadwal & Lokasi SIM Keliling Jakarta 9 April 2026

EventBogor.com – Derap langkah menuju mobilitas tak boleh terhenti karena urusan administratif....