Home News Pemerintah Perketat Pengawasan Fiskal untuk Tutup Celah Kebocoran Pajak dan Cukai
News

Pemerintah Perketat Pengawasan Fiskal untuk Tutup Celah Kebocoran Pajak dan Cukai

Share
Share

Eventbogor.com – Pemerintah kini berada dalam mode bertahan, mengencangkan ikat pinggang dengan memperketat pengawasan fiskal demi menutup celah-celah inefisiensi yang selama ini jadi lubang besar di tubuh ekonomi nasional.

Tidak main-main, langkah ini dipandang sebagai respons langsung terhadap tekanan ekonomi global yang makin tak menentu, di mana ruang gerak kebijakan menjadi terbatas.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tampil vokal soal perlunya disiplin fiskal, menegaskan bahwa setiap kebijakan harus punya dampak nyata, bukan sekadar seremonial atau proyek tanpa hasil.

Dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat (25/04/2026), ia menyebut bahwa pemerintah tak boleh lagi mentolerir ruang-ruang yang memicu pemborosan atau kebocoran, terutama di sektor strategis seperti perpajakan dan kepabeanan.

Kata-katanya tegas: “Kita enggak boleh lagi membiarkan ruang-ruang inefficiency terjadi di perekonomian kita.”

Pernyataan itu bukan sekadar retorika—ia menjadi dasar dari aksi nyata yang sedang digulirkan, mulai dari audit mendalam hingga digitalisasi sistem yang lebih ketat.

Sektor pajak dan bea cukai kini jadi sorotan utama, meskipun capaian Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai belakangan dinilai membaik.

Faktanya, masih ada celah yang dimanfaatkan entah melalui penilaian barang yang tidak akurat, pelaporan palsu, atau bahkan penyelundupan yang lolos dari deteksi.

Purbaya mengakui hal tersebut dan menegaskan bahwa upaya penutupan celah ini adalah bagian dari survival mode—strategi jangka pendek yang agresif untuk menjaga stabilitas fiskal.

BACA JUGA :  Reshuffle Jilid 2 Kabinet Prabowo: Daftar Nama & Dampaknya

“Masih ada kebocoran yang bisa ditutup dan itu yang kita kejar sekarang,” ujarnya, menunjukkan bahwa potensi penerimaan negara masih jauh dari maksimal.

Share

Explore more

News

Indonesia Manfaatkan Surplus Pupuk untuk Ekspansi Pasar Global

Eventbogor.com – Indonesia mulai melirik pasar global sebagai saluran baru bagi surplus produksi pupuk nasional yang terus tumbuh di tahun 2026. Dengan produksi...

Weekly Newsletter

Excepteur sint occaecat cupidatat non proident

    Related Articles
    News

    Mengapa Selat Malaka Jadi Rebutan Dunia dari Zaman Sriwijaya Sampai Era Modern

    Eventbogor.com – Bayangkan sebuah jalur sempit di antara dua daratan yang bisa...

    News

    BNI Kembalikan Dana Nasabah Rp28,26 Miliar Lebih Cepat, Publik Soroti Sistem Pengawasan Internal

    Eventbogor.com – Penyelesaian kasus penggelapan dana nasabah oleh BNI yang berhasil mengembalikan...

    News

    Dua Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Pemerintah Gencarkan Diplomasi dengan Iran

    Eventbogor.com – Dua kapal milik Pertamina dikabarkan masih terhenti di perairan Teluk...

    News

    Pergantian Komunikasi Istana dan Tantangan Strategi Digital di Era Algoritma

    Eventbogor.com – Pergantian petinggi komunikasi di Istana kembali mencuat ke permukaan, tapi...