Eventbogor.com – Hujan deras yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, memicu bencana longsor dan meluapnya Sungai Cidurian.

Peristiwa ini menyebabkan kerusakan parah pada bronjong penahan tebing di sejumlah titik, khususnya di Desa Sukamaju, yang kini mengancam keselamatan warga dan akses jalan utama.

Kerusakan bronjong dan longsor di Cigudeg menjadi perhatian serius mengingat potensi risiko yang terus mengintai, terutama saat musim hujan masih berlangsung.

Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor segera bergerak untuk melakukan peninjauan bersama aparat Desa Sukamaju.

Mereka melakukan pendataan kerusakan dan mengevaluasi langkah-langkah mitigasi darurat yang diperlukan untuk melindungi warga.

Kejadian pertama tercatat di Kampung Nanggung Ciasahan, RT 03 RW 04, Desa Sukamaju, pada Senin, 9 Mei 2026, sekitar pukul 02.30 WIB.

Hujan intensitas tinggi menyebabkan debit air Sungai Cidurian melonjak dan arus menjadi sangat deras.

Kondisi ini mengakibatkan bronjong penahan tebing di sisi jalan desa ambles hingga kedalaman sekitar 2,60 meter.

Selain kerusakan pada bronjong, tekanan arus sungai juga menciptakan retakan pada badan jalan sepanjang 48 meter.

Warga setempat mengungkapkan kekhawatiran bahwa retakan bisa melebar jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

BACA JUGA :  Presiden Prabowo Ubah Program Kerja 2025, Kabar Baik: Gaji ASN & TNI/Polri Bakal Naik