Eventbogor.com – Kasus peredaran narkotika jenis sabu jaringan Aceh-Bogor berhasil diungkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) setelah melakukan pengintaian intensif selama beberapa hari.

Peredaran narkotika jenis sabu menjadi sorotan utama di awal musim kemarau 2026, terutama setelah ditemukannya keterlibatan oknum aparat dalam jaringan peredaran besar ini.

BNN mencatat bahwa 29 kilogram sabu berhasil diamankan dari tiga tersangka, termasuk satu oknum anggota TNI, dalam operasi yang berlangsung dini hari di Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Operasi ini menandai langkah strategis dalam upaya pemberantasan narkoba di wilayah Jawa Barat, khususnya Bogor, yang semakin menjadi jalur transit peredaran gelap narkotika.

Pengungkapan kasus ini dilakukan berdasarkan hasil pemantauan ketat terhadap pergerakan pelaku sejak Selasa, 19 Mei 2026, sekitar pukul 04.30 WIB.

Tim BNN mengikuti kendaraan mencurigakan yang diduga membawa barang haram hingga ke area parkir minimarket di Parung Panjang.

Saat para pelaku mulai menurunkan paket dari mobil, petugas langsung mengambil tindakan cepat menggunakan metode raid, planning, execution (RPE).

Metode ini memastikan operasi berjalan aman dan minim risiko, sekaligus menjaga bukti tetap utuh untuk proses hukum lebih lanjut.

Dari hasil penggeledahan, ditemukan 29 bungkus teh Cina warna hijau yang berisi sabu dengan total berat mencapai 29 kilogram.

Barang haram tersebut disembunyikan di bagian belakang mobil Pajero yang digunakan para tersangka untuk mengelabui pemeriksaan.

BACA JUGA :  Polsek Dramaga Amankan Pengedar Narkoba dengan 19,32 Gram Sabu di Kampung Ciranji