Eventbogor.com –

Rel kereta api di sepanjang Jalan KH Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, selama ini dikenal sebagai titik rawan kecelakaan yang kerap menelan korban jiwa.

Untuk mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan keselamatan warga, pihak terkait kini telah memasang pagar pembatas di kedua sisi rel.

Langkah ini diambil sebagai respons atas serangkaian insiden yang terjadi di lokasi tersebut, termasuk peristiwa tertabraknya pejalan kaki dan pengendara motor yang nekat melintas di area berbahaya.

Pemasangan pagar pembatas dilakukan secara bertahap oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor dan instansi terkait lainnya.

Fasilitas baru ini diharapkan mampu mencegah akses ilegal ke jalur kereta api serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya keselamatan di kawasan perlintasan sebidang.

Sebelumnya, kawasan ini kerap menjadi sorotan karena tingginya angka kecelakaan, terutama saat jam sibuk dan kondisi cuaca buruk yang mengurangi visibilitas.

Warga sekitar menyambut baik kehadiran pagar tersebut, meskipun beberapa di antaranya berharap ada penambahan rambu peringatan dan penerangan jalan yang lebih memadai.

Salah satu warga, Rudi Setiawan (42), mengungkapkan bahwa kecelakaan di lokasi ini hampir terjadi setiap bulan sebelum adanya pembatas.

“Dulu banyak orang menyeberang sembarangan, apalagi anak-anak sekolah. Sekarang dengan adanya pagar, semoga tidak ada lagi korban,” ujarnya.

Pemerintah Kota Bogor juga berencana membangun jembatan penyeberangan di titik-titik strategis sebagai bagian dari upaya jangka panjang untuk mengatasi persoalan keselamatan di kawasan perlintasan kereta api.

BACA JUGA :  Sungai Cisadane 'Sakit': Limbah Kimia Cemari Air, Warga Tangsel Resah

Langkah ini sejalan dengan program nasional Kementerian Perhubungan dalam menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang.

Dengan integrasi infrastruktur dan edukasi publik, diharapkan kawasan Jalan KH Sholeh Iskandar dapat menjadi contoh penanganan rel kereta api yang aman dan terkelola dengan baik di tahun 2026.