Home News Depok ‘Berduka’ di Hari Pertama Sekolah: Hujan Deras, Macet, dan Banjir!
News

Depok ‘Berduka’ di Hari Pertama Sekolah: Hujan Deras, Macet, dan Banjir!

Share
Share

EventBogor.com – Pemandangan memilukan tersaji di Kota Depok pada Senin, 12 Januari 2026. Hari pertama sekolah pasca libur panjang Natal dan Tahun Baru, bukannya disambut dengan keceriaan, justru diwarnai dengan hujan deras yang mengguyur sejak pagi. Akibatnya, sejumlah ruas jalan di Kota Depok lumpuh akibat kemacetan parah dan genangan air yang cukup tinggi. Kondisi ini diperparah dengan beragam keluhan dari para orang tua dan siswa yang terpaksa berjuang keras menembus banjir dan kemacetan untuk bisa sampai ke sekolah tepat waktu.

Peristiwa ini menjadi viral di media sosial. Banyak netizen mengunggah foto dan video yang memperlihatkan suasana mencekam di berbagai titik. Unggahan tersebut menjadi bukti nyata betapa beratnya perjuangan warga Depok di hari pertama sekolah. Beberapa warganet bahkan menuliskan komentar bernada satir, menggambarkan kombinasi ‘hujan, macet, dan hari pertama sekolah’ sebagai sebuah ‘combo’ yang sangat tidak menyenangkan. Keluhan mereka tentu sangat beralasan, mengingat dampak yang ditimbulkan sangat merugikan, mulai dari keterlambatan masuk sekolah hingga potensi kerusakan kendaraan akibat terjebak banjir.

Titik-Titik Krusial: Daftar Ruas yang Terdampak Parah

Berdasarkan laporan dari berbagai sumber seperti akun media sosial Depok 24 Jam, Info Depok, dan Depok Update, beberapa ruas jalan di Kota Depok menjadi titik krusial yang paling parah terdampak banjir dan kemacetan. Di antaranya adalah:

  • Alun-Alun GDC: Genangan air dilaporkan mencapai sekitar 30 centimeter, membuat beberapa kendaraan kesulitan melintas.
  • Jalan Margonda: Ruas jalan protokol ini juga mengalami kemacetan yang cukup parah akibat volume kendaraan yang meningkat dan curah hujan yang tinggi.
  • Bojong Pondok Terong – Citayam – Kartini: Kemacetan panjang terjadi di ruas jalan ini, menyebabkan banyak siswa dan orang tua terlambat sampai di sekolah.
  • Kampung Utan: Genangan air setinggi 20 centimeter juga terjadi di lokasi ini, menghambat aktivitas warga sekitar.
  • Simpang Ramanda: Titik ini mulai tergenang air, mengindikasikan potensi banjir yang lebih besar jika hujan terus mengguyur.
  • Sawangan Permai: Kemacetan dilaporkan terjadi di wilayah ini, menambah daftar panjang ruas jalan yang mengalami dampak serupa.
BACA JUGA :  Bata Resmi Hentikan Produksi Sepatu di Indonesia, Apa Penyebabnya?

Daftar di atas hanyalah sebagian kecil dari dampak yang ditimbulkan. Kerugian akibat banjir dan kemacetan tidak hanya berupa waktu yang terbuang, tetapi juga potensi kerugian ekonomi akibat aktivitas yang terhambat.

Share
Written by
Haidar Ali Asgari

Nggak banyak gaya, yang penting banyak cerita Lagi suka explore tempat baru + dengerin lagu lama Biar hidup ada soundtrack-nya

Explore more

News

Bogor Berbenah: Bupati Rudy Susmanto Hadiri Rapat Penting di Bandung, Apa Saja yang Dibahas?

EventBogor.com – Di tengah hiruk pikuk agenda daerah, Bupati Bogor, Rudy Susmanto, baru-baru ini tampak serius mengikuti rapat koordinasi yang digelar di Bandung....

Related Articles
News

Leuwiliang Berduka: Hujan Deras Robohkan Rumah, Warga Mengungsi

EventBogor.com – Senin kelabu di Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Hujan turun tanpa henti,...

News

Remaja Bersenpi Rakitan di Cikupa: Ketika Kenakalan Berujung Jeruji Besi

EventBogor.com – Kabar mengejutkan datang dari Cikupa, Tangerang. Empat remaja yang diduga...

News

Gemuruh di Pakansari: Marching Competition Bogor 2025 Membangkitkan Semangat Pelajar

EventBogor.com – Stadion Pakansari bergemuruh! Bukan hanya karena riuhnya supporter sepak bola,...

News

Ikan Sapu-Sapu Jakarta: Rano Karno Ubah Cara Musnahkan, MUI Beri Catatan

EventBogor.com – Jakarta tengah berjuang keras melawan invasi ikan sapu-sapu. Wakil Gubernur...