Eventbogor.com – Mencari mobil second irit BBM menjadi pilihan cerdas bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi bahan bakar dan pengeluaran operasional rendah di tahun 2026.

Mobil second irit BBM tidak hanya membantu menghemat biaya bensin, tetapi juga menawarkan performa yang tetap responsif meskipun telah melalui masa pemakaian.

Banyak dari kendaraan bekas ini dilengkapi teknologi mesin canggih yang mendukung konsumsi bahan bakar rendah, seperti sistem injeksi dan mesin berkapasitas kecil.

Beberapa di antaranya bahkan termasuk dalam kategori LCGC yang populer karena harga terjangkau, perawatan mudah, dan cocok sebagai mobil keluarga.

Berikut adalah 6 rekomendasi mobil second irit BBM yang masih worth it untuk dibeli di tahun 2026.

Toyota Agya: Andalan Hemat BBM dengan Suku Cadang Melimpah

Toyota Agya menjadi salah satu mobil second irit BBM yang paling direkomendasikan di segmen LCGC.

Dibekali mesin 1.000 cc hingga 1.200 cc dengan teknologi Dual VVT-i, mobil ini mampu mencapai efisiensi bahan bakar hingga 14–18 km/liter di jalanan perkotaan.

Selain irit, Toyota Agya dikenal memiliki suku cadang yang mudah didapat dan harganya terjangkau.

Desainnya yang compact membuatnya lincah di kemacetan, cocok untuk mobilitas harian dan keluarga kecil.

Honda Brio Satya: Performa Agresif dengan Konsumsi BBM Rendah

Honda Brio Satya menawarkan kombinasi antara efisiensi bahan bakar dan performa yang responsif.

BACA JUGA :  Dorong Pendidikan dan Energi Berkelanjutan, Berbagai Inisiatif Hadir di Jawa Barat

Mengusung mesin 1.2L i-VTEC, mobil ini mampu menghasilkan tenaga optimal dengan konsumsi BBM sekitar 15–20 km/liter.

Desain eksterior yang sporty dan interior yang luas untuk kelasnya menjadikannya favorit keluarga muda.

Brio Satya juga terkenal bandel dan mudah dirawat, menjadikannya pilihan ideal sebagai mobil second irit BBM.

Daihatsu Ayla: Alternatif Toyota Agya dengan Efisiensi Serupa

Daihatsu Ayla merupakan saudara kembar dari Toyota Agya dengan spesifikasi hampir identik.

Mobil ini juga menggunakan mesin 1.0L dan 1.2L dengan teknologi Dual VVT-i yang menjamin irit bahan bakar.

Konsumsi BBM Ayla berada di kisaran 14–18 km/liter, menjadikannya kompetitor kuat di segmen LCGC bekas.

Harga jualnya yang kompetitif membuat Ayla menjadi pilihan hemat untuk pembeli pertama kali.

Suzuki Karimun Wagon R: Mobil Mungil dengan Ruang Interior Lega

Suzuki Karimun Wagon R dikenal sebagai mobil kota yang sangat efisien dalam konsumsi bahan bakar.

Dengan mesin 1.0L K-Series, mobil ini mampu mencapai efisiensi hingga 18–22 km/liter dalam kondisi jalan lancar.

Desain kotaknya memberikan ruang kabin yang lebih luas dibanding mobil seukurannya.

Karimun Wagon R cocok untuk penggunaan harian di area perkotaan dan sangat irit BBM.

Nissan March: Desain Stylish dan Konsumsi BBM Terjaga

Nissan March menawarkan tampilan yang lebih modern dan stylish dibanding kompetitor sekelasnya.

Ditenagai mesin 1.2L, mobil ini mampu mencapai konsumsi BBM sekitar 15–18 km/liter.

BACA JUGA :  5 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta yang Irit, Muat 7 Penumpang, dan Perawatannya Murah

Meski tidak sepopuler Agya atau Brio, March tetap menjadi pilihan menarik bagi yang menginginkan mobil second irit BBM dengan desain berbeda.

Suspensinya nyaman untuk perjalanan jarak dekat dan dalam kota.

Toyota Calya dan Daihatsu Sigra: MPV LCGC untuk Keluarga

Bagi yang membutuhkan kapasitas penumpang lebih besar, Toyota Calya dan Daihatsu Sigra menjadi solusi tepat.

Kedua MPV LCGC ini dibekali mesin 1.2L Dual VVT-i yang mampu mencapai efisiensi BBM 14–17 km/liter.

Dengan kapasitas 7 penumpang, mobil ini sangat cocok untuk keluarga kecil yang membutuhkan ruang ekstra.

Harga bekasnya yang terjangkau dan biaya perawatan rendah menambah nilai lebih sebagai mobil second irit BBM.

Memilih mobil second irit BBM di tahun 2026 bukan hanya soal penghematan, tetapi juga keberlanjutan dan kenyamanan dalam berkendara.

Dengan berbagai pilihan dari segmen LCGC hingga MPV kecil, konsumen bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran.

Pastikan untuk melakukan pengecekan kondisi mesin, riwayat perawatan, dan surat-surat kendaraan sebelum membeli mobil bekas.

Dengan pertimbangan matang, mobil second irit BBM bisa menjadi investasi transportasi jangka panjang yang cerdas.