Home News Setahun Pramono: Monorel Beres, Rangkul Mantan Gubernur DKI
News

Setahun Pramono: Monorel Beres, Rangkul Mantan Gubernur DKI

Share
Share

EventBogor.com – Jakarta, kota yang tak pernah tidur, kembali berbenah. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam momen perayaan Cap Go Meh di Pancoran Chinatown Point Mall, Selasa (3/3/2026), memaparkan pencapaian setahun kepemimpinannya. Hadir pula para pendahulunya: Sutiyoso, Fauzi Bowo, Basuki Tjahaja Purnama, dan Anies Baswedan. Sebuah pertemuan yang sarat makna, bukan hanya sekadar laporan, tetapi juga penegasan keberlanjutan pembangunan kota.

Menjembatani Warisan, Membangun Jakarta

Pramono Anung, dengan gaya khasnya, menekankan satu hal: keberlanjutan. “Saya melanjutkan hal-hal baik dari gubernur-gubernur sebelumnya,” tegasnya. Sebuah pernyataan yang bukan basa-basi, melainkan fondasi kokoh bagi visi kepemimpinannya. Jakarta, menurutnya, adalah proyek berkelanjutan yang tak mengenal kata putus. Setiap pemimpin, dengan gaya dan fokus masing-masing, menorehkan sejarahnya.

Monorel Rapi, Harapan Bang Yos Terwujud

Bayangkan, Anda melintas di Jalan HR Rasuna Said, dulu pandangan Anda terhalang oleh tiang-tiang monorel yang mangkrak. Kini, pandangan itu telah berubah. Pramono dengan sigap menuntaskan pekerjaan yang telah lama tertunda. “Bang Yos, monorelnya sudah rapi,” ujarnya bangga. Seratus sembilan tiang monorel yang dulu menjadi ‘hantu’ kota, kini telah dipangkas dan ditata. Sebuah simbol, bahwa janji yang tertunda, akhirnya bisa dituntaskan. Penataan jalan di sekitarnya pun ditargetkan selesai Juni. Ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol bahwa Jakarta terus bergerak maju, mengatasi tantangan masa lalu.

Menyatukan Betawi, Membangun Harmoni

Tak hanya infrastruktur, Pramono juga menyoroti aspek sosial. Kepada Fauzi Bowo, ia berpesan untuk segera membentuk Musyawarah Kaum Betawi (MKB). Sebuah langkah strategis untuk merajut kembali tali persatuan kaum Betawi yang sempat renggang. Jakarta yang maju, haruslah berakar pada persatuan dan harmoni warganya. Pramono juga menegaskan komitmennya untuk merealisasikan revitalisasi Museum Husni Thamrin, sebagai upaya pelestarian budaya.

BACA JUGA :  Hari Taekwondo Sedunia: Perayaan Semangat dan Filosofi Bela Diri

Mengapa Ini Penting? Jakarta di Mata Para Pendahulu

Pertemuan Pramono dengan para pendahulunya, bukan hanya seremoni. Ini adalah bentuk tribute kepada para pemimpin yang telah berjasa membangun Jakarta. Ini adalah pesan bahwa Jakarta adalah milik bersama, yang harus terus dibangun dan dijaga. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa pembangunan Jakarta adalah proses berkelanjutan, yang saling melengkapi dan menguatkan. Ini juga menjadi pengingat bagi Pramono, bahwa ia tak berjalan sendiri, melainkan didukung oleh pengalaman dan visi para pendahulunya.

Lantas, apa artinya bagi Anda, warga Jakarta? Ini berarti, Anda akan merasakan perubahan nyata di kota ini. Monorel yang rapi, infrastruktur yang tertata, dan semangat persatuan yang kuat. Jakarta yang lebih baik, bukan sekadar impian, tetapi sebuah kenyataan yang sedang diwujudkan. Sebuah kota yang terus bergerak maju, merangkul masa lalu, dan menatap masa depan dengan penuh harapan. Sebuah kota yang dibangun oleh banyak tangan, dengan visi yang sama: Jakarta, kota kita, rumah kita bersama.

Pertanyaannya, adakah ide Pramono yang paling Anda tunggu realisasinya? Bagaimana Anda melihat kolaborasi lintas generasi ini akan membentuk wajah Jakarta ke depan?

Share
Written by
Haidar Ali Asgari

Nggak banyak gaya, yang penting banyak cerita Lagi suka explore tempat baru + dengerin lagu lama Biar hidup ada soundtrack-nya

Explore more

News

Asiafi Bogor Berpesta: Senam Sehat & Pengukuhan Pengurus Meriahkan HUT ke-6

EventBogor.com – Gemuruh musik dan semangat membara memenuhi Stadion Mini Rumpin. Bukan laga sepak bola, melainkan perayaan ulang tahun ke-6 Asosiasi Instruktur Aerobic...

Related Articles
News

Malam Khusyuk di Bogor: Bupati Rudy Susmanto dan Warga Laksanakan I’tikaf dan Tahajud

EventBogor.com – Di tengah heningnya malam, saat jutaan umat Islam di seluruh...

News

IWO Bogor Raya Gelar Safari Ramadhan 2026: Lebih dari Sekadar Berita

EventBogor.com – Di tengah hiruk pikuk pasar malam Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jumat...

News

Juramangu Tunnel: Surga Takjil di Jalur Kereta, Buka Puasa Jadi Lebih Mudah!

EventBogor.com – Bulan Ramadan bukan berarti aktivitas berhenti. Bagi para pekerja dan...

News

Kabogorfest 2025: Kopi Gratis Khas Bogor, Secangkir Kenikmatan di Hari Jadi Bogor

EventBogor.com – Kabar gembira bagi para pecinta kopi dan warga Bogor! Dalam...