Home News Mengapa Selat Malaka Jadi Rebutan Dunia dari Zaman Sriwijaya Sampai Era Modern
News

Mengapa Selat Malaka Jadi Rebutan Dunia dari Zaman Sriwijaya Sampai Era Modern

Share
Share

Namun tantangan tetap ada, terutama saat ketegangan geopolitik global meningkat, seperti yang terjadi di kawasan Laut Cina Selatan.

Bagi Indonesia, sebagai salah satu negara yang berbatasan langsung dengan selat ini, posisinya sangat dilematis—harus menjaga kedaulatan tanpa mengganggu arus perdagangan internasional.

Selat Malaka bukan cuma jalur air biasa, tapi cermin dari bagaimana geografi bisa membentuk sejarah, ekonomi, dan kekuasaan selama berabad-abad.

Dari masa kejayaan Sriwijaya sampai persaingan AS-China di era 2026, selat ini tetap jadi poros tak resmi dari dunia maritim modern.

BACA JUGA :  KA Bandara Hantam Truk di Poris: Evakuasi Berlangsung, Lalu Lintas Tersendat
Share

Weekly Newsletter

Excepteur sint occaecat cupidatat non proident

    Related Articles
    News

    Ambisi PLTS 100 Gigawatt: Jalan Cepat Indonesia Tinggalkan Diesel

    Percepatan PLTS 100 gigawatt bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga bagian dari...

    News

    Ketika Perang Timur Tengah Buka Mata Barat soal Ketergantungan pada Tiongkok di Sektor Energi Bersih

    Transisi energi bukan cuma soal lingkungan, tapi juga soal kekuasaan, kontrol, dan...

    News

    Harga Minyakita Naik Meski Stok Nasional Aman, Ini Penyebabnya Menurut Pemerintah

    Kondisi ini justru memperparah ketimpangan pasokan di pasar yang seharusnya jadi target...

    News

    KPK Selidiki Dugaan Suap di Balik Maraknya Rokok Ilegal dan Celah Pengawasan Cukai

    Rokok ilegal bukan cuma soal barang gelap, tapi juga cermin dari rapuhnya...