Wajar kalau banyak yang merasa mentalnya terkuras meski sedang libur.
Bu Mia, begitu ia akrab disapa, menekankan pentingnya mengatur ekspektasi terhadap diri sendiri.
Satu hal yang perlu diingat: kita nggak wajib menyenangkan semua orang.
“Psychological boundaries atau batas psikologis itu penting,” ujarnya.
Artinya, boleh kok menolak, mengalihkan pembicaraan, atau bahkan pergi sebentar dari keramaian kalau merasa kewalahan.
Menurutnya, menghargai batas diri bukan berarti tidak menghormati keluarga.
Justru itu bentuk tanggung jawab terhadap kesehatan mental sendiri.
Ada juga yang memilih menjawab dengan santai, misalnya, “Masih cari jodohnya, Tante, doain aja ya!” atau “Kalau rejeki datang, pasti cepat, Bu.”
Strategi seperti itu bisa meredam tekanan sekaligus menjaga hubungan tetap hangat.
Yang tak kalah penting adalah membagi tugas di rumah.