Eventbogor.com – Kebakaran hebat melanda rumah warga di Kampung Ciguha, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, pada Senin (8/6/2026) malam.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat Bogor sering mengalami kejadian kebakaran akibat faktor cuaca dan instalasi listrik yang tidak memadai.

Kejadian terjadi sekitar pukul 20.30 WIB, saat api mulai membakar rumah milik H. Usri (55), seorang wiraswasta yang tinggal di RT 02 RW 12.

Bangunan rumah beserta sebagian besar isi di dalamnya hangus terbakar, menyebabkan kerugian material diperkirakan mencapai Rp150 juta.

Kapolsek Nanggung, AKP Ucup Supriatna, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 20.30 WIB.

Setelah menerima informasi, anggota piket langsung melaporkan kejadian dan tim Polsek Nanggung segera bergerak menuju lokasi.

Polisi tiba di lokasi sekitar lima menit setelah laporan diterima, namun saat itu api sudah membesar dan membakar sebagian besar struktur rumah.

Untuk mencegah api menyebar ke rumah warga lain, aparat kepolisian bekerja sama dengan TNI, perangkat desa, dan warga setempat melakukan upaya pemadaman manual.

Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Leuwiliang dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.

Tim Rescue dari PT Antam Tbk UBPE Pongkor juga turun tangan memberikan bantuan teknis dan logistik dalam penanganan kebakaran.

Kolaborasi antara petugas damkar, tim rescue, aparat gabungan, dan masyarakat menjadi kunci dalam mengendalikan situasi.

BACA JUGA :  Bogor Macet Parah: Jalanan Merana, Petugas Kemana?

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.30 WIB, setelah berlangsung selama tiga jam.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut, berkat evakuasi cepat dan respons darurat yang terkoordinasi.

Kerugian terutama meliputi struktur rumah yang rusak parah dan barang-barang pribadi seperti perabotan, elektronik, dan dokumen penting.

Penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari korsleting atau arus pendek listrik di bagian dalam rumah.

Tim penyelidik masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Kapolsek Nanggung mengimbau warga agar lebih waspada terhadap kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing.

Pemeriksaan rutin terhadap kabel, stop kontak, dan perangkat listrik lainnya sangat penting untuk mencegah kejadian serupa.

Terutama di wilayah pedesaan seperti Nanggung, sistem kelistrikan sering kali tidak diperbarui sesuai standar keamanan.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap risiko kebakaran rumah tangga.

Program edukasi tentang keselamatan listrik dan penanganan darurat kebakaran perlu diperluas di tingkat desa.

Warga juga disarankan memiliki alat pemadam api ringan (APAR) di rumah sebagai langkah antisipasi dini.

Insiden di Bantarkaret menunjukkan pentingnya sinergi antara instansi terkait dan masyarakat dalam penanganan bencana skala kecil.

Respons cepat dan gotong royong menjadi faktor utama dalam mencegah kerusakan yang lebih luas.

Pemerintah desa dan kecamatan diharapkan dapat menginisiasi simulasi kebakaran secara berkala.

BACA JUGA :  Penemuan Jasad Pria di Kebun Jagung Sukatani Bogor dengan Luka di Wajah dan Pisau Patah di Tangan

Dengan demikian, kesiapan masyarakat dalam menghadapi kejadian darurat dapat terus ditingkatkan.

Eventbogor.com akan terus memantau perkembangan kasus ini hingga hasil penyelidikan resmi dirilis oleh pihak kepolisian.