EventBogor.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jabodetabek sejak Minggu malam, 11 Januari 2026, telah menyebabkan genangan air di beberapa titik penting di ruas Tol Sedyatmo, khususnya yang mengarah ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kondisi ini memaksa Jasa Marga Metropolitan Tollroad untuk mengambil tindakan cepat dengan menyiagakan pompa air guna mengatasi genangan dan memastikan kelancaran lalu lintas bagi para pengguna jalan.
Peristiwa ini, yang dilaporkan pada Senin, 12 Januari 2026, menjadi perhatian serius mengingat peran vital Tol Sedyatmo sebagai akses utama menuju bandara. Keterlambatan atau gangguan lalu lintas di jalur ini dapat berdampak signifikan pada jadwal penerbangan dan mobilitas masyarakat. Pihak Jasa Marga segera bertindak begitu genangan terdeteksi, berupaya keras untuk meminimalkan dampak dan memastikan keselamatan pengguna jalan.
Deteksi Dini dan Upaya Penanganan Cepat
Menurut Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Ginanjar Bekti, genangan pertama kali terdeteksi pada pukul 07.58 WIB. Petugas segera mengambil tindakan dengan memastikan pompa air berfungsi optimal. Namun, curah hujan yang terus meningkat menjadi tantangan tersendiri. Limpasan air dari kawasan sekitar tol yang masuk ke saluran tol menyebabkan kapasitas pompa menjadi terbatas dalam mengatasi debit air yang tinggi. Hal ini menunjukkan kompleksitas permasalahan yang dihadapi, di mana penanganan tidak hanya bergantung pada kinerja pompa, tetapi juga pada sistem drainase dan intensitas curah hujan.
Hingga pukul 13.00 WIB, dilaporkan masih terdapat dua titik genangan yang menjadi fokus penanganan: Off Ramp-GT Pluit 3 dan KM 31+000 A Off Ramp Rawa Bokor. Upaya penanganan melibatkan berbagai tim, termasuk petugas dari Jasamarga Metropolitan Tollroad, Jasamarga Tollroad Operator (JMTO), Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), serta dukungan dari pihak kepolisian. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengurangi debit air secara efektif, memastikan kelancaran lalu lintas, dan memberikan informasi terkini kepada pengguna jalan.