EventBogor.com – Bayangkan, Anda baru saja kehilangan segalanya. Rumah rata dengan tanah, kenangan menguap bersama debu longsor. Lima tahun berlalu, namun impian memiliki tempat bernaung yang aman dan layak huni, masih menjadi angan-angan bagi warga Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.
Awal tahun 2020, bencana longsor besar merenggut harta benda dan ketenangan hidup mereka. Kini, menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, luka itu seakan kembali menganga. Nasib mereka yang terlunta-lunta di Kampung Ciwalen, Desa Malasari, menjadi pengingat pahit bahwa kemerdekaan sejati belum sepenuhnya dirasakan.
Hidup di Lahan Sengketa: Antara Harapan dan Ketidakpastian
Rumah sementara yang mereka tempati kini, berdiri di atas lahan milik TNI yang sejatinya diperuntukkan sebagai area latihan. Ini bukan hanya soal ketidaknyamanan, tapi juga ancaman penggusuran yang membayangi setiap saat. Bagaimana rasanya hidup dengan rasa was-was, tak pernah tahu kapan harus angkat kaki lagi?
“Sudah lima tahun kami di sini, tanpa kepastian,” keluh seorang warga Kampung Ciwalen. Suara mereka adalah suara dari mereka yang haknya belum terpenuhi. Mereka menginginkan tempat tinggal yang layak, tempat di mana anak-anak mereka bisa tumbuh tanpa dihantui rasa takut. Mereka hanya ingin hidup tenang, bebas dari rasa terusir.