EventBogor.com – Suasana khidmat Jumat lalu di Masjid Al Hidayah, Desa Cicadas, Gunung Putri, terasa berbeda. Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, hadir dalam program Jumat Keliling (Jumling), menyapa langsung warga dan menyerap aspirasi mereka. Ini bukan sekadar kunjungan, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah daerah untuk hadir di tengah masyarakat.
Bayangkan Anda adalah warga Gunung Putri. Setelah selesai menunaikan ibadah, Anda melihat langsung Wakil Bupati, anggota DPRD, dan tokoh masyarakat lainnya duduk bersama, berbaur dengan Anda. Ini bukan lagi jarak antara pemimpin dan rakyat, melainkan ruang dialog terbuka. Jumling memang dirancang untuk itu: mendekatkan pemerintah kepada masyarakat, mendengar keluh kesah, dan memberikan solusi nyata.
Jumling: Lebih dari Sekadar Silaturahmi
Jaro Ade sendiri menegaskan, Jumling bukan hanya ajang silaturahmi. Ini adalah cara pemerintah mendengar langsung aspirasi warga. “Selain shalat berjamaah bersama masyarakat, bersilaturahmi, kami juga ingin menyerap aspirasi warga secara langsung,” ujarnya. Sebuah pengakuan yang patut diapresiasi, mengingat betapa pentingnya komunikasi dua arah dalam membangun daerah.
Kehadiran para Kepala Desa dalam Jumling, menurut Jaro Ade, adalah simbol kuat bahwa pelayanan pemerintah menjangkau hingga ke tingkat paling bawah. Sebuah pesan yang jelas: pemerintah ada, hadir, dan peduli. Ini bukan hanya tentang rutinitas, tetapi tentang membangun kepercayaan dan kebersamaan.
