EventBogor.com – Debu beterbangan, roda berdecit, dan suspensi mobil meraung kesakitan. Itulah gambaran singkat perjalanan di Jalan Raya Salimah, Parungpanjang, Kabupaten Bogor. Kondisi jalan yang rusak parah, penuh bebatuan tak beraturan, menjadi mimpi buruk bagi para pengguna jalan. Namun, di tengah keprihatinan, terselip secercah harapan: perbaikan jalan yang telah lama dinantikan, kabarnya akan segera terealisasi.

Jalan Penghubung yang Kian Memprihatinkan

Bayangkan Anda harus menempuh perjalanan penting, namun harus bergelut dengan jalan berlubang dan berkerikil. Itulah realita yang dihadapi warga Parungpanjang dan Tenjo setiap harinya. Jalan Raya Salimah, yang menjadi urat nadi penghubung dua kecamatan ini, kini tak lagi nyaman untuk dilalui. Kerusakan parah, terutama di ruas menuju perbatasan Tenjo, telah menjadi momok bagi pengendara.

Derta, seorang pengguna jalan asal Tenjo, mengungkapkan keprihatinannya. “Jalan rusak ini sudah lama,” keluhnya. Ia heran, mengapa ruas jalan lain di sekitar Parungpanjang dan Tenjo sudah dibetonisasi, sementara ruas ini masih dibiarkan memprihatinkan. Kerusakan diperkirakan mencapai lebih dari satu kilometer, tepatnya hingga Jembatan Cimatuk yang menjadi pembatas wilayah.

Usulan Perbaikan yang Terus Diupayakan

Untungnya, kabar baik datang dari Kasi Ekbang Kecamatan Parungpanjang, Tedi Haerudin. Ia menjelaskan bahwa perbaikan jalan tersebut telah masuk dalam usulan untuk tahun 2025. “Insya Allah tahun ini direalisasikan,” ujarnya, memberikan angin segar bagi warga yang telah lama menanti.

BACA JUGA :  Jakarta Bersih dari 'Laba-Laba' Kabel: Pramono Anung Siap Eksekusi!