Eventbogor.com –

Menyambut Idul Adha 1447 H, berbagai instansi dan pemerintah daerah di Jawa Barat aktif menyalurkan hewan kurban sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan keagamaan.

Salah satu aksi nyata datang dari Insan BRILian BRI Region 9 Bandung yang menyalurkan 62 ekor sapi dan 229 ekor domba ke sejumlah wilayah di bawah jangkauannya.

Penyaluran hewan kurban ini merupakan bagian dari program kepedulian sosial BRI dalam momentum Idul Adha yang bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat lokal.

Insan BRILian BRI RO 9 Bandung menekankan pentingnya distribusi yang merata agar manfaat dari kurban dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Di Kabupaten Bandung, sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto disambut antusias oleh warga di Desa Lamajang Peuntas.

Hewan tersebut disembelih di Lapangan Masjid Miftahul Huda dan dagingnya dibagikan langsung oleh Kepala Desa kepada warga setempat.

Penyerahan kurban dari presiden diharapkan menjadi simbol kedekatan pemerintah pusat dengan masyarakat di tingkat desa.

Sementara itu, Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat memastikan seluruh hewan kurban yang diedarkan dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.

Pemeriksaan kesehatan hewan dilakukan secara ketat melalui tim medis hewan untuk mencegah penyebaran penyakit seperti antraks atau cacing hati.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, turut memantau langsung proses pemotongan hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) KBB.

BACA JUGA :  Warga Pongkor Nanggung Bogor Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak Setelah Dibiarkan Selama 14 Tahun

Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan proses pemotongan berjalan sesuai syariat Islam dan protokol kesehatan yang berlaku.

Jeje Ritchie menekankan pentingnya transparansi dan kebersihan dalam penanganan daging kurban agar aman dikonsumsi masyarakat.

Di Kota Banjar, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menggelar salat Idul Adha 1447 H di Masjid Alhikmah, Kelurahan Mekarsari.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan sejumlah program prioritas pembangunan yang akan digulirkan di tahun 2026.

Program tersebut mencakup peningkatan infrastruktur pedesaan, penguatan UMKM, dan penanganan kemiskinan ekstrem di wilayah Jawa Barat.

Salat Idul Adha dijadikan momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bogor juga melaksanakan pemotongan sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto di Masjid Raya Nurul Wathon, Cibinong.

Sapi dengan bobot mencapai 1,2 ton ini menjadi salah satu hewan kurban terbesar yang diterima oleh Pemkab Bogor.

Daging hasil pemotongan dibagikan kepada masyarakat kurang mampu di sekitar wilayah Cibinong dan sekitarnya.

Upaya ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin distribusi daging kurban yang cepat, adil, dan higienis.

Di sisi lain, PT Len Industri (Persero) melakukan perubahan struktur direksi dan dewan komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2025.

Perubahan ini bertujuan memperkuat tata kelola perusahaan dan mendukung transformasi bisnis jangka panjang sebagai bagian dari Holding Industri Pertahanan DEFEND ID.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Tegas Bela Warga, Perpanjangan HGUBersyarat Penyelesaian Sengketa Lahan

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing perusahaan di sektor industri strategis nasional.

Sementara itu, pihak DJBC masih mengonfirmasi status barang bukti berupa emas seberat 5,3 kilogram dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi impor.

Analisis terhadap posisi emas tersebut terus dilakukan untuk menentukan apakah termasuk hasil tindak pidana atau aset pribadi yang sah.

Proses hukum terkait impor ilegal ini menjadi sorotan publik karena melibatkan aktor di sektor logistik dan perdagangan internasional.

Kegiatan kurban tahun ini tidak hanya menjadi ibadah ritual, tetapi juga menjadi instrumen penguatan sosial dan ekonomi masyarakat.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan lembaga swasta, distribusi hewan kurban di Jawa Barat berjalan lebih terorganisir dan inklusif.

Momentum Idul Adha 1447 H diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan keberlanjutan di tengah masyarakat.