Eventbogor.com – Pemerintah Kabupaten Bogor mulai menyusun dokumen engineering design atau DED untuk pembangunan balai sosial baru di Pondok Rajeg
Langkah ini merupakan respons atas usulan Kementerian Sosial yang mendorong daerah dengan jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tinggi untuk menyediakan fasilitas rehabilitasi sosial yang memadai
Pembangunan balai sosial ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan sosial bagi masyarakat terdampak, khususnya ODGJ yang membutuhkan penanganan khusus
Saat ini, Pemkab Bogor tengah mengkaji aspek teknis, lokasi, dan kebutuhan infrastruktur pendukung untuk memastikan balai sosial berfungsi secara optimal
Hingga tahun 2026, proyek ini masuk dalam prioritas pengembangan fasilitas kesejahteraan sosial di wilayah Kabupaten Bogor
Rencana ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan sistem perlindungan sosial yang inklusif dan berkelanjutan
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor menyatakan bahwa proses penyusunan DED dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak terkait
Kami berkomitmen agar balai sosial ini tidak hanya menjadi tempat penampungan, tetapi juga pusat pemulihan dan pemberdayaan sosial bagi ODGJ
ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor dalam rapat koordinasi internal bulan Maret 2026
Pembangunan fasilitas ini juga akan didukung oleh tenaga profesional seperti psikolog, pekerja sosial, dan tenaga medis pendukung
Pemkab Bogor menargetkan DED selesai pada akhir semester pertama 2026, agar konstruksi fisik dapat dimulai tahun yang sama
Proyek ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menekan angka ODGJ yang tidak tertangani secara layak di masyarakat
Pemerintah daerah juga membuka peluang kolaborasi dengan lembaga swadaya masyarakat dan komunitas lokal untuk mendukung program rehabilitasi sosial
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem sosial yang lebih responsif dan peduli terhadap kesehatan mental
Pembangunan balai sosial di Pondok Rajeg menjadi simbol komitmen Pemkab Bogor dalam memastikan hak-hak dasar warga terpenuhi secara adil dan manusiawi
