Eventbogor.com – Atraksi Tong Setan di Pasar Malam Safaria Leuwiliang, Kabupaten Bogor, terus menjadi magnet utama bagi pengunjung yang mencari hiburan ekstrem dan memacu adrenalin.

Di antara deru mesin dan sorak penonton, sosok pembalap wanita bernama Tika mencuri perhatian dengan keberaniannya mengendalikan sepeda motor di dinding kayu vertikal.

Sebagai salah satu atraksi utama, Tong Setan di Pasar Malam Safaria Leuwiliang menawarkan sensasi yang tak terlupakan, terlebih dengan kehadiran Tika yang menjadi daya tarik tersendiri.

Dengan mengendarai Yamaha RX-King, Tika melaju kencang mengitari dinding dalam tong kayu berdiameter besar, memperlihatkan keterampilan dan kepercayaan diri yang luar biasa.

Setiap putaran yang ia lakukan seolah menantang hukum gravitasi, membuat penonton terpukau dan takjub dengan aksi ekstrem tersebut.

Tong Setan tidak hanya menjadi hiburan klasik, tetapi juga simbol keberanian dan ketangguhan, terutama ketika diperankan oleh perempuan seperti Tika.

Profesi sebagai pembalap Tong Setan telah dijalaninya selama delapan tahun, sejak ia mulai aktif di dunia atraksi ekstrem sejak 2016.

Lahir di Lampung pada tahun 1997, Tika telah menjelajahi berbagai pasar malam di seluruh Indonesia untuk menampilkan aksinya.

Ia mengaku bahwa setiap pertunjukan penuh dengan risiko, namun juga memberikan kepuasan tersendiri sebagai seorang performer.

Selama menekuni profesi ini, Tika pernah mengalami kecelakaan yang menyebabkan keseleo akibat terjatuh dari motor saat beraksi.

BACA JUGA :  Dieng Caldera Race 2026 Berlangsung Sukses, Ribuan Pelari Taklukkan Dataran Tinggi Dieng Bersama bank bjb

Meski demikian, cedera tersebut tidak menghentikannya untuk terus tampil, karena ia merasa telah terikat secara emosional dengan dunia Tong Setan.

Penghasilan yang diperoleh Tika dari setiap malam pertunjukan cukup signifikan, mencapai sekitar Rp1,5 juta secara bersih saat tampil di Pasar Malam Safaria Leuwiliang.

Pendapatan tersebut berasal dari gaji tetap dari pengelola atraksi serta saweran langsung dari penonton yang terkesan dengan aksinya.

Dari hasil kerja kerasnya, Tika berhasil membeli sebidang tanah dan tiga unit sepeda motor di kampung halamannya di Lampung.

Keberhasilannya menjadi bukti bahwa profesi non-konvensional seperti ini bisa memberikan dampak ekonomi yang nyata.

Tika juga berharap bisa menjadi inspirasi bagi perempuan lain yang ingin menekuni bidang yang biasanya didominasi laki-laki.

Menurutnya, keberanian, kedisiplinan, dan latihan rutin menjadi kunci utama untuk bertahan di dunia atraksi ekstrem seperti ini.

Pasar Malam Safaria Leuwiliang sendiri hadir sebagai wadah hiburan rakyat yang menyajikan wahana klasik, kuliner lokal, dan atraksi unik seperti Tong Setan.

Kehadiran Tika tidak hanya menambah warna, tetapi juga menunjukkan evolusi budaya hiburan rakyat yang semakin inklusif dan dinamis.

Hingga tahun 2026, atraksi seperti ini diperkirakan tetap menjadi bagian dari ekosistem hiburan tradisional yang terus bertahan di tengah arus modernisasi.

Bagi pengunjung yang datang ke Safaria Leuwiliang, menyaksikan aksi Tika di Tong Setan menjadi pengalaman yang tak terlupakan dan wajib ditonton.

BACA JUGA :  ICONNET Gelar MLBB Tournament 2026, Dukung Talenta Esports Generasi Muda Ciamis

Dengan kombinasi keberanian, keahlian, dan daya tarik visual, Tika membuktikan bahwa perempuan juga bisa bersinar di arena yang penuh tantangan.

Eventbogor.com terus menghadirkan informasi terkini seputar event menarik di Bogor dan sekitarnya, termasuk kehidupan di balik layar atraksi rakyat yang ikonik.