Eventbogor.com – Warga Kampung Padmon, Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, mengeluhkan kondisi jalan lingkungan yang rusak parah dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kerusakan jalan lingkungan di Kampung Padmon menjadi perhatian serius warga seiring meningkatnya risiko kecelakaan, terutama saat musim hujan.

Kerusakan jalan ini menjadi sorotan utama dalam upaya peningkatan infrastruktur pedesaan di Bogor tahun 2026.

Warga menilai perbaikan jalan lingkungan sangat mendesak untuk mencegah kejadian tidak diinginkan di masa mendatang.

Jalan rusak di Kampung Padmon saat ini menjadi salah satu contoh nyata dari tantangan infrastruktur di wilayah pinggiran Bogor.

Kondisi Jalan Berlubang dan Tidak Rata

Kerusakan terlihat di beberapa titik sepanjang jalan lingkungan dengan permukaan yang berlubang dan tidak rata.

Lubang-lubang tersebut semakin sulit terlihat ketika hujan turun karena tertutup genangan air.

Kondisi ini membuat pengendara sepeda motor rentan terjatuh akibat tidak menyadari adanya lubang besar di bawah air.

Warga menyebut situasi ini sangat membahayakan, terutama bagi anak-anak dan lansia yang melintas di pagi dan sore hari.

Lama Dibiarkan Tanpa Perbaikan

Salah satu warga menyampaikan bahwa kerusakan jalan telah terjadi dalam waktu cukup lama.

“Kalau hujan turun, lubangnya tidak terlihat karena tertutup air. Pengendara sering kaget dan hampir terjatuh,” ujar warga tersebut pada Senin (9/3/2026).

Meskipun sudah sering dikeluhkan, belum ada tindak lanjut signifikan dari pihak terkait untuk memperbaiki jalan tersebut.

BACA JUGA :  Kawasan Wisata Nirmala Nanggung Bogor Dipadati Pengunjung Jelang Lebaran 2026

Jalan ini merupakan jalur penting bagi warga untuk beraktivitas, termasuk berangkat kerja, sekolah, dan mengakses layanan kesehatan.

Dampak terhadap Mobilitas dan Ekonomi Warga

Kerusakan jalan tidak hanya mengancam keselamatan, tetapi juga menghambat mobilitas masyarakat.

Warga mengungkapkan bahwa distribusi barang dan hasil pertanian menjadi terganggu akibat kondisi jalan yang tidak memadai.

Beberapa pedagang lokal menyatakan waktu tempuh meningkat, sehingga berdampak pada efisiensi dan pendapatan mereka.

“Harapan kami jalan ini bisa segera diperbaiki supaya aktivitas warga kembali lancar dan aman,” kata salah satu pengguna jalan.

Desakan Agar Masuk Program Prioritas

Masyarakat berharap pemerintah daerah melakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk mengevaluasi tingkat kerusakan.

Mereka mendesak agar perbaikan jalan Kampung Padmon dimasukkan ke dalam program prioritas pembangunan infrastruktur tahun 2026.

Warga juga meminta transparansi terkait rencana perbaikan dan anggaran yang dialokasikan untuk wilayah mereka.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada respons resmi dari instansi terkait mengenai penanganan kerusakan jalan di Kampung Padmon.