EventBogor.com – Kabar duka menyelimuti Kota Bekasi. Perampokan yang merenggut nyawa Ermanto Usman, seorang aktivis serikat pekerja, menyisakan tanda tanya besar. Di tengah penyelidikan yang berjalan, satu fakta mencolok terungkap: rumah korban tidak dilengkapi kamera pengintai (CCTV). Sebuah ironi di tengah perumahan klaster yang mengandalkan sistem keamanan terpusat.
Misteri di Balik Keamanan Klaster
Bayangkan Anda baru saja pulang ke rumah, merasa aman karena tinggal di perumahan dengan satu pintu akses dan penjagaan satpam 24 jam. Namun, bagaimana jika keamanan itu ternyata ilusi? Kasus Ermanto Usman membuka mata kita tentang potensi kerentanan, bahkan di lingkungan yang dianggap paling aman. Ketidakhadiran CCTV di rumah korban menjadi celah bagi pelaku. Apakah sistem keamanan yang ada sudah cukup, ataukah ada kelemahan yang selama ini tersembunyi?