Bayangkan, Anda berjalan santai di tepi sungai, menikmati udara pagi. Tiba-tiba, pandangan Anda tertumbuk pada sekumpulan orang bersenjata jala, serok, dan karung, bersiap ‘mengamuk’ di sungai. Itulah gambaran singkat dari Operasi Penangkapan Ikan Sapu-Sapu yang akan digelar serentak di lima wilayah Jakarta, Jumat (17/04/2026) esok hari.
EventBogor.com – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengambil langkah tegas untuk memberantas ikan sapu-sapu yang merajalela di sungai-sungai Jakarta. Operasi yang melibatkan personel gabungan ini akan difokuskan pada 10 sungai yang tersebar di Jakarta Timur, Barat, Selatan, Pusat, dan Utara. Kenapa ini penting? Karena ikan sapu-sapu, yang aslinya berasal dari Amerika Selatan, ternyata adalah ‘monster’ bagi ekosistem sungai kita.
Ikan Sapu-Sapu: Si Perusak Ekosistem yang Harus Ditindak
Pernahkah Anda bertanya-tanya, kenapa sungai-sungai di Jakarta seringkali terlihat kotor dan kurang ‘hidup’? Salah satu biang keroknya adalah ikan sapu-sapu. Ikan ini, dengan kemampuan adaptasinya yang luar biasa, memang pandai bertahan hidup. Namun, dampaknya bagi lingkungan sangat merugikan. Mereka memakan alga dan organisme kecil lainnya, merusak keseimbangan ekosistem, bahkan merusak tanggul-tanggul sungai yang menjadi tempat mereka bersarang.
Kepala Bidang Perikanan Dinas KPKP DKI Jakarta, Eny Suparyani, menjelaskan bahwa operasi akan dimulai pukul 07.30 WIB dan berakhir pukul 10.00 WIB. Para personel akan dibekali peralatan lengkap, mulai dari jala hingga linggis, untuk memastikan penangkapan berjalan efektif. Ini bukan sekadar ‘bersih-bersih’ biasa, melainkan upaya serius untuk memulihkan kembali kesehatan sungai-sungai Jakarta.