Beberapa di antaranya mengalami memar di area paha, kaki, hingga wajah, meski untungnya tidak ada yang dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Pihak rumah sakit sudah merencanakan tindakan operasi bagi pasien yang membutuhkan, sembari menunggu hasil pemeriksaan dari dokter spesialis terkait.
Insiden ini sendiri masih dalam proses investigasi lebih lanjut, termasuk dugaan keterlibatan kendaraan listrik yang mengalami korsleting di perlintasan.
Usulan Arifah menuai respons beragam dari publik, namun banyak yang mendukung langkah preventif ini sebagai bentuk perlindungan nyata terhadap perempuan di ruang publik.
Jika direalisasikan, perubahan ini bisa menjadi bagian dari standar baru keselamatan moda transportasi massal di tahun-tahun mendatang.